HARIAN RAKYAT KALTARA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) memastikan penyusunan program pembangunan tahun 2027 akan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan prioritas masyarakat.
Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta menyelaraskan perencanaan agar setiap kebutuhan mendasar masyarakat, dapat terakomodasi sesuai kemampuan keuangan daerah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara Bertius, menegaskan proses perencanaan pembangunan tidak hanya berorientasi pada target program. Tetapi juga harus menjawab kebutuhan riil masyarakat di berbagai sektor pemerintahan.
Menurutnya, setiap perangkat daerah memiliki tanggung jawab memastikan tidak ada kebutuhan prioritas masyarakat yang terlewat dalam penyusunan rencana kerja tahun anggaran 2027.
“Intinya kita berusaha memaksimalkan kondisi yang ada. Semua kebutuhan prioritas masyarakat dari berbagai urusan pemerintahan harus sudah tertampung,” kata Bertius, Minggu (12/7).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah menyadari masih terdapat berbagai tantangan. Terutama keterbatasan kemampuan fiskal yang membuat seluruh usulan pembangunan belum dapat dipenuhi secara bersamaan.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Karena itu, Bapperida mendorong seluruh OPD menyusun program yang benar-benar memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Setiap kegiatan juga diharapkan disusun berdasarkan skala prioritas. Sehingga anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, optimalisasi program menjadi langkah strategis agar pembangunan tetap berjalan meski di tengah keterbatasan anggaran.
Melalui perencanaan yang matang, pemerintah berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Utara.
“Meski belum seluruh kebutuhan dapat dipenuhi secara maksimal. Karena keterbatasan kemampuan daerah, pemerintah tetap berupaya mengoptimalkan program yang tersedia. Agar memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap seluruh perangkat daerah terus memperkuat sinergi dalam menyusun program pembangunan. Sehingga kebijakan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan daerah pada 2027.
“Kami optimistis pelaksanaan pembangunan tahun 2027 dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat,” harapnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi