HARIAN RAKYAT KALTARA — Hasil membanggakan ditorehkan Andi Naufal Dzakwan Absah yang merebut medali perunggu pada Kejuraan Nasional (Kejurnas) Atletik dan Indonesia Open U-18 Open Championship Jakarta 2026 di Stadion Atletik Rawamangun.
Naufal mempersembahkan medali perunggu setelah tampil di nomor 3.000 meter putra. Naufal menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 9 menit 06,38 detik, sekaligus menorehkan personal best (PB) terbaru.
Catatan tersebut meningkat signifikan dibandingkan rekor pribadinya sebelumnya, yakni 9 menit 16,30 detik.
Hasil yang sama juga ditorehkan Muhammad Denis tampil di nomor lintasan 5.000 meter putra U-20, dengan merebut medali perunggu.
Ketua PASI Kaltara Andi Basri merasa bersyukur atas prestasi yang sudah diraih kedua atlet. Dia berharap atletik di Kaltara lebih diperhatikan lagi. Baik itu dari segi sarana dan prasarana, agar atlet dapat berlatih dengan maksimal.
“Agar KONI Kaltara dan Dispora Kaltara memperhatikan atlet-atlet prestasi di PASI Kaltara. Masih ada 2 hari lagi dan kami akan memaksimalkan usaha, agar tetap dapat mengharumkan nama Kaltara,” jelasnya, Senin (29/6).
Menurut Andi, PASI Kaltara tidak mendapatkan anggaran dana sama sekali dari KONI Kaltara. “Tapi alhamdulillah 4 atlet yang ikut berlaga di Kejurnas ini menggunakan dana pribadi. Agar dapat ikut berpartisipasi dalam Kejurnas U-16, U-18 Open Championship, dan U-20 di Jakarta Timur,” ujarnya saat didampingi Sekretaris Umum Rita Kurniawati.
Prestasi yang ditorehkan Andi Naufal Dzakwan Absah mendapat apresiasi oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bulungan Heru Rachmady.
Pasalnya, Naufal merupakan atlet asal Kabupaten Bulungan. Menurutnya, raihan medali nasional tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang konsisten dan pembinaan atlet usia muda yang terus diperkuat.
“Selamat kepada Andi Naufal Dzakwan Absah atas prestasi yang membanggakan ini. Medali perunggu di tingkat nasional dan pencapaian personal best menunjukkan bahwa pembinaan atlet di Bulungan berada di jalur yang tepat. Ini patut diapresiasi,” ujar Heru.
Ia menilai, keberhasilan Naufal bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan pelatih. Tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Bulungan dan Kalimantan Utara di kancah nasional.
Heru menegaskan, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani bersaing di level yang lebih tinggi.
Pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi. Karena itu, KONI Bulungan berkomitmen terus memberikan dukungan terhadap cabang olahraga yang memiliki potensi meraih prestasi.
“Prestasi ini menjadi modal berharga menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara di Kabupaten Malinau. Kami berharap Naufal mampu mempertahankan bahkan meningkatkan performanya. Sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Bulungan,” terangnya.
Keberhasilan Naufal juga menjadi sinyal positif bahwa regenerasi atlet atletik Bulungan terus berjalan. Dengan usia yang masih muda dan performa yang terus meningkat, peluang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang masih sangat terbuka. (uno2)
Editor : Nurismi