HARIAN RAKYAT KALTARA — Upaya mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
Salah satu langkah yang dinilai strategis dengan mempercepat sertifikasi halal bagi produk-produk lokal. Sebagai bentuk penguatan daya saing sekaligus peningkatan kepercayaan konsumen.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara Muhammad Rosyid mengatakan, perkembangan industri halal saat ini menunjukkan tren yang sangat positif.
Tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat muslim, produk halal juga semakin diminati. Karena dianggap memiliki standar kualitas, keamanan, dan proses produksi yang lebih terjamin.
“Industri halal merupakan salah satu sektor ekonomi yang tumbuh sangat pesat, baik di tingkat nasional maupun global. Ini menjadi peluang yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di Kaltara,” terangnya, Rabu (17/6).
Ia menjelaskan, sertifikasi halal kini tidak lagi sekadar menjadi kewajiban administratif atau pemenuhan regulasi.
Lebih dari itu, sertifikasi halal telah menjadi instrumen penting untuk meningkatkan nilai tambah produk dan membuka akses ke pasar yang lebih luas.
Bagi pelaku UMKM, keberadaan sertifikat halal dapat menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan konsumen.
“Dengan adanya jaminan halal, produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk diterima masyarakat dan bersaing dengan produk dari daerah lain maupun produk impor,” jelasnya.
Ia menegaskan, Pemprov Kaltara berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem halal melalui berbagai program dan kebijakan.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, perluasan akses informasi, pendampingan sertifikasi halal. Serta penguatan kerja sama dengan berbagai pihak terkait.
“Pengembangan industri halal tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah. Tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia optimis dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga halal, dunia usaha, dan masyarakat. Kalimantan Utara dapat menjadi salah satu daerah yang maju dalam pengembangan ekonomi berbasis halal.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama dan komitmen, dalam mendukung pengembangan UMKM serta percepatan sertifikasi halal di Kalimantan Utara. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat dan berdaya saing,” tutupnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi