HARIAN RAKYAT KALTARA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menerima kunjungan delegasi Pemerintah Negeri Sabah, Malaysia.
Dalam memperkuat kerja sama lintas batas, khususnya di sektor ekonomi dan pengelolaan sumber daya. Kedatangan rombongan dari Sabah tersebut dengan agenda diskusi bersama antara kedua belah pihak.
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto mengatakan, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kaltara kepada pihak Sabah. Mulai dari sumber daya alam hingga sektor pariwisata.
“Kita akan memperkenalkan potensi sumber daya alam yang ada di Kaltara. Harapannya, ini bisa menjadi peluang kerja sama dan pertukaran yang saling menguntungkan. Ada banyak sektor yang bisa kita tawarkan, seperti kehutanan, pertambangan, UMKM, hingga pariwisata,” ujarnya, Selasa (7/4).
Menurutnya, dari agenda pertemuan kali ini, terlihat adanya arah baru dalam kerja sama yang mulai difokuskan pada konsep ekonomi biru. Hal ini mencakup pengelolaan sumber daya pesisir dan laut secara berkelanjutan.
“Kerja sama ke depan lebih mengarah ke ekonomi biru. Termasuk bagaimana pengelolaan sumber daya pesisir dan laut bisa dilakukan secara bersama dan berkelanjutan,” kata dia.
Selain itu, Pemprov Kaltara juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang positif dengan para tamu.
Terutama yang memiliki ketertarikan untuk berinvestasi di daerah. Denny menegaskan, sikap terbuka dan ramah menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menarik investor.
“Tanpa diminta pun, itu sudah menjadi ciri khas kita. Siapapun yang datang, apalagi dengan niat berinvestasi di Kaltara, harus kita sambut dengan baik. Dukungan masyarakat juga sangat penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif,” jelasnya.
Investasi memiliki peran strategis sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Oleh karena itu, kunjungan seperti ini diharapkan mampu membuka peluang baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltara.
Adapun agenda kunjungan delegasi Sabah berlangsung 7-8 April 2026, dengan fokus utama pada diskusi dan pertukaran informasi.
“Pemerintah Sabah ingin memaksimalkan kunjungan tersebut untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai potensi dan peluang kerja sama di Kaltara,” terangnya.
Dalam pertemuan itu, delegasi Sabah juga diisi oleh sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga setingkat kamar dagang. Serta membuka peluang keterlibatan pihak swasta dalam penjajakan kerja sama ke depan. (fai/uno)
Editor : Nurismi