Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Perkuat Perbatasan! TNI AU Tambah Pesawat CN-295 untuk Rute Tarakan-Krayan Mulai Maret 2026

Beraupost • Rabu, 1 April 2026 | 11:25 WIB
TAMBAH PENERBANGAN: Pesawat jenis CN-295 siap menambah jam penerbangan Tarakan-Krayan. (LANUD ANANG BUSRA TARAKAN UNTUK HRK )
TAMBAH PENERBANGAN: Pesawat jenis CN-295 siap menambah jam penerbangan Tarakan-Krayan. (LANUD ANANG BUSRA TARAKAN UNTUK HRK )

HARIAN RAKYAT KALTARA — Upaya peningkatan konektivitas wilayah perbatasan di Kalimantan Utara terus menunjukkan perkembangan signifikan. 

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) melalui Lanud Anang Busra Tarakan memperkuat dukungan operasional penerbangan rute Tarakan—Krayan—Tarakan dengan menambah frekuensi penerbangan mulai Maret 2026.

Langkah ini dilakukan dengan mengoperasikan pesawat jenis CN-295, sebagai tambahan dari armada Casa yang telah melayani rute tersebut sejak tahun 2009.

Penambahan frekuensi ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat. Serta memperlancar distribusi logistik di wilayah yang selama ini dikenal memiliki keterbatasan akses transportasi.

Komandan Lanud Anang Busra Marsma TNI Andreas A. Dhewo mengatakan, keberadaan penerbangan ini menjadi salah satu tulang punggung konektivitas bagi masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya Krayan.

“Rute Tarakan—Krayan—Tarakan merupakan jalur vital bagi masyarakat, mengingat akses darat yang masih terbatas akibat kondisi geografis. Dengan penambahan frekuensi ini, kami berharap kebutuhan transportasi masyarakat dapat lebih terakomodasi,” ujarnya, Selasa (31/3).

Selama ini, masyarakat di Krayan sangat bergantung pada transportasi udara untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari perjalanan antarwilayah, pengangkutan bahan pokok, hingga akses layanan kesehatan dan pendidikan.

Kehadiran pesawat TNI AU memberikan alternatif transportasi yang relatif stabil dan dapat diandalkan di tengah keterbatasan infrastruktur.

Dukungan operasional tersebut tidak terlepas dari peran aktif Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang. 

“Pada awal Maret 2026, gubernur telah mengajukan permohonan resmi kepada pimpinan TNI untuk menambah frekuensi penerbangan di rute tersebut,” tuturnya.

Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat di wilayah terpencil dan perbatasan tetap mendapatkan akses transportasi yang layak, aman, dan berkelanjutan.

Sinergi antara Pemprov Kaltara dan TNI AU dinilai menjadi contoh konkret kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. Khususnya di kawasan 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). 

“Selain meningkatkan mobilitas masyarakat, keberadaan penerbangan ini juga berdampak positif terhadap perekonomian lokal, distribusi barang kebutuhan, serta percepatan akses terhadap layanan publik,” sebut Andreas.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran operasional, Pemprov Kaltara juga menyerahkan hibah berupa satu unit kendaraan operasional Toyota Hiace kepada Lanud Anang Busra.

Penyerahan di VIP Room Bandara Juwata Tarakan. Kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas awak pesawat TNI AU selama bertugas di wilayah Kalimantan Utara.

“Kami mengapresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan pemerintah daerah. Bantuan ini akan sangat membantu dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan,” harapnya. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#perbatasan #krayan #Kaltara