HARIAN RAKYAT KALTARA — Mengantisipasi lonjakan arus balik lebaran, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tarakan memperketat pengawasan di pintu masuk wilayah.
Selain menambah personel hingga 50 persen, penguatan deteksi barang terlarang juga disiapkan melalui dukungan anjing pelacak (K-9).
Kepala KPPBC TMP B Tarakan Wahyu Budi Utomo mengatakan, peningkatan arus penumpang dan barang pascalebaran berpotensi menimbulkan kepadatan di pelabuhan dan bandara.
Untuk itu, pihaknya memastikan pelayanan tetap berjalan optimal tanpa hambatan.
“Penambahan personel kita lakukan agar tidak terjadi stagnasi, baik di pelayanan maupun pengawasan di lapangan,” ujarnya.
Dalam kondisi normal, petugas yang disiagakan hanya sekitar tiga orang per shift. Namun saat puncak arus balik, jumlah tersebut ditingkatkan menjadi enam hingga tujuh orang. Penebalan ini dilakukan secara fleksibel, menyesuaikan situasi di lapangan.
Tak hanya fokus pada kelancaran layanan, Bea Cukai juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya barang ilegal, terutama dari jalur perbatasan Tawau, Malaysia.
Meski demikian, Wahyu memastikan sistem pengawasan saat ini sudah berjalan lebih tertib melalui mekanisme resmi.
Setiap penumpang yang masuk dari luar negeri, kata dia, kini wajib melaporkan barang bawaannya melalui sistem deklarasi dengan batas nilai tertentu.
“Saat ini sudah lebih tertib karena semua melalui pintu resmi. Setiap orang punya kuota barang senilai 500 dolar AS yang wajib dilaporkan,” jelasnya.
Sebagai lapisan tambahan pengamanan, Bea Cukai Tarakan juga berencana mengoperasikan unit anjing pelacak (K-9).
Namun, penggunaan unit tersebut masih menunggu koordinasi dengan Bea Cukai Balikpapan yang menjadi basis operasional.
Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi penyelundupan barang terlarang di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Kami akan koordinasikan dengan Balikpapan karena mereka juga siaga. Biasanya ada satu unit yang bisa diperbantukan,” katanya.
Dengan kombinasi penambahan personel, penguatan pengawasan, serta dukungan lintas instansi, Bea Cukai Tarakan menargetkan arus balik lebaran tahun ini tetap berjalan lancar, aman, dan terkendali. (sas/uno)
Editor : Nurismi