HARIAN RAKYAT KALTARA — Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kalimantan.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, pada Triwulan III-2025, Kaltara mencatat kontribusi 8,16 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan dan menorehkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,61 persen secara tahunan.
Kepala BPS Kalimantan Utara Masud Rifai menyampaikan, capaian tersebut menunjukkan aktivitas perekonomian di Kaltara terus berkembang stabil. Meskipun dominasi perekonomian nasional masih berada di Pulau Jawa.
“Kontribusi Kaltara terhadap ekonomi Kalimantan terus meningkat dari tahun ke tahun. Pertumbuhan yang positif menjadi bukti bahwa sektor-sektor utama di provinsi ini bergerak cukup kuat,” ujarnya, Senin (24/11) lalu.
Secara umum, pertumbuhan ekonomi wilayah Kalimantan mencapai 4,70 persen pada Triwulan III-2025. Kalimantan Timur masih menjadi penopang terbesar dengan kontribusi 45,61 persen.
Diikuti Kalimantan Barat 17,29 persen, Kalimantan Selatan 16,47 persen, dan Kalimantan Tengah 12,48 persen.
Meski kontribusi Kaltara berada di posisi paling kecil, provinsi ini menorehkan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Serta menunjukkan peningkatan aktivitas pada sektor konstruksi, transportasi, perdagangan, hingga industri pengolahan.
“Sektor-sektor tersebut memiliki pengaruh cukup besar terhadap pergerakan ekonomi Kaltara. Aktivitas pembangunan dan konektivitas yang terus membaik turut memberi dorongan terhadap perekonomian,” kata dia.
Pihaknya juga mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi nasional semakin merata. Kawasan Sulawesi menempati posisi tertinggi dengan 5,84 persen, disusul Jawa 5,17 persen, Sumatera 4,90 persen, dan Bali—Nusa Tenggara 4,71 persen. Sementara Maluku—Papua mencatat pertumbuhan 2,68 persen.
Ia menegaskan perkembangan ekonomi Kaltara menjadi bagian dari transformasi ekonomi nasional di wilayah timur Indonesia. Ia menilai percepatan pembangunan, hilirisasi, dan peningkatan konektivitas akan semakin memperkuat peran Kaltara dalam struktur ekonomi regional.
“Kaltara berpotensi besar menjadi pusat pertumbuhan baru. Terutama dengan dukungan investasi dan percepatan pembangunan infrastruktur,” jelasnya.
Dengan capaian tersebut, Kaltara dipandang terus bergerak menuju provinsi yang lebih kompetitif dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Kalimantan maupun nasional. (fai/uno)
Editor : Nurismi