Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Kaltara Siapkan Atlet Terbaik Hadapi PON Bela Diri, Ini Kriteria Seleksinya

Beraupost • Sabtu, 13 September 2025 | 10:25 WIB
Wakil Ketua I KONI Kaltara, Wiyono Adhie. (HRK)
Wakil Ketua I KONI Kaltara, Wiyono Adhie. (HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Utara (Kaltara) terus mematangkan persiapan para atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Namun masih menghadapi kendala ketersediaan anggaran.

Wakil Ketua I KONI Kaltara, Wiyono Adhie, menjelaskan bahwa persiapan teknis para atlet sudah berjalan baik. "Persiapan menuju PON Bela Diri sudah berjalan dengan baik. Para calon atlet bela diri sudah menjalani training camp (TC) sentralisasi selama satu bulan. Secara teknis, persiapan atlet sudah tidak ada masalah," katanya.

Kendala utama yang dihadapi saat ini adalah anggaran. KONI Kaltara telah mengajukan permohonan dana kepada pemerintah daerah dan kini tengah menantikan keputusan terkait besaran bantuan tersebut.

Wiyono menekankan bahwa jumlah atlet yang akan diberangkatkan sangat bergantung pada ketersediaan dana.

Jika anggaran terbatas, KONI akan memprioritaskan atlet yang memiliki potensi besar untuk meraih medali.

Wiyono menambahkan bahwa ada beberapa kriteria ketat untuk menentukan atlet yang akan mewakili Kaltara. Pertama, atlet harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kalimantan Utara.

Kedua, pengurus cabang olahraga (cabor) yang membina atlet tersebut harus masih aktif.

Ketiga, cabor bela diri yang akan diikutsertakan harus sudah terbentuk minimal di tiga kabupaten/kota di Kaltara.

"Kami juga memberikan prioritas pada atlet yang sudah berprestasi di tingkat multi event, baik regional maupun internasional. Meskipun belum pernah meraih medali PON sebelumnya, jika mereka lolos seleksi, mereka akan menjadi prioritas kami," jelas Wiyono.

Pemilihan pelatih juga menjadi perhatian serius. Seluruh pelatih yang mendampingi atlet diwajibkan memiliki lisensi minimal tingkat nasional untuk memastikan pembinaan atlet berjalan profesional.

Dengan persiapan yang telah dilakukan dan dukungan penuh dari pemerintah serta stakeholder terkait, Wiyono optimistis kontingen Kaltara akan mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik di PON Bela Diri 2025.

"Kami berharap dukungan anggaran dari pemerintah segera terealisasi sehingga persiapan kami semakin matang dan atlet bisa berangkat dalam kondisi terbaik," pungkasnya. (sas/smi)

Editor : Nurismi
#PON Bela Diri #Koni Kaltara #persiapan