Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Nelayan Hilang di Perairan Pulau Derawan, Perahu Ditemukan Hanyut

Beraupost • Senin, 28 Juli 2025 | 22:02 WIB
DITEMUKAN: Perahu milik Arifin yang dinyatakan hilang di Perairan Pulau Derawan, Karang Masimbung, pada Senin sore. (BPBD BERAU UNTUK BERAU POST)
DITEMUKAN: Perahu milik Arifin yang dinyatakan hilang di Perairan Pulau Derawan, Karang Masimbung, pada Senin sore. (BPBD BERAU UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Seorang nelayan bernama Arifin (69), warga RT 002 Kampung Pulau Derawan, dilaporkan hilang saat melaut di sekitar Perairan Pulau Derawan, Karang Masimbung, pada Senin sore. Perahu milik korban ditemukan hanyut tanpa awak sekitar pukul 17.30 WITA.

Menurut laporan yang diterima BPDB Berau, korban diketahui berangkat melaut pada pukul 11.00 WITA dengan tujuan mencari gurita di Karang Masimbung.

Arifin menggunakan perahu/papet sepanjang 5 meter berwarna hijau dengan mesin ketinting. Penemuan perahu korban bermula ketika Saudara Kusdinar (59), Ketua RT 01 Pulau Derawan.

Yang sedang dalam perjalanan pulang, melihat perahu/papet hanyut terombang-ambing tanpa awak sekitar pukul 17.30 WITA. Kusdinar segera mendekati perahu tersebut untuk memeriksanya.

Setelah itu, Kusdinar memanggil nelayan lain, Saudara Naco (48), yang kebetulan berada di dekat lokasi.Naco mengonfirmasi bahwa perahu tersebut adalah milik Arifin.

Kusdinar kemudian meminta Naco untuk membawa perahu korban kembali ke kampung dan menginformasikan kepada pihak keluarga bahwa Arifin tidak berada di perahunya, serta segera melakukan pencarian.

Pada pukul 17.50 WITA, warga Kampung Pulau Derawan bersama pihak keamanan segera memulai pencarian di sekitar titik penemuan perahu korban. 

"Hingga saat ini, Saudara Arifin masih dalam pencarian. Keluarga korban menyatakan bahwa Arifin tidak memiliki riwayat penyakit serius, hanya ada pembengkakan pada bagian pinggangnya," ungkap Novian Hidayat, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Berau.

Tim pencari, yang terdiri dari warga dan pihak keamanan, telah berkoordinasi dengan Basarnas Kabupaten Berau untuk melakukan upaya pencarian lebih lanjut.

Namun, pencarian sementara dihentikan mengingat kondisi malam hari, gelombang yang besar, dan angin kencang. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi, Selasa 29 Juli 2025, sekitar pukul 07.00 WITA. (smi)

Editor : Nurismi
#siwo #Rakerprov #Kaltara