Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Viral! Kenalan dengan Performative Male, Cowok Gen Z yang Punya Persona Estetik

Beraupost • Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:30 WIB
Ilustrasi style ala Performative Male. (Freepik)
Ilustrasi style ala Performative Male. (Freepik)

BERAU POST - Tren style gaya artsy, pembawaan tenang, suka baca buku feminisme, dan minum matcha jadi sosok yang banyak disukai belakangan ini.

Gaya tersebut kebanyakan digunakan para performative male yang belakangan ramai muncul di kalangan para gen Z

 

Salah satu yang paling trending akhir-akhir ini adalah putra dari penulis kenamaan Dee Lestari, Kinara, yang mendadak viral di media sosial X setelah kemenangannya dalam kontes “Performative Male Contest” di Taman Langsat, Jakata, pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Kinara dinilai bisa menggambarkan tanda-tanda dari tren performative male yang sedang happening belakangan ini.
 
Namun, apa itu performative male? Istilah ini dikenal untuk merujuk pada pria yang bertindak, berperilaku, atau menunjukkan minat tertentu dalam suatu hal.

Misalnya hal-hal yang berkaitan dengan feminisme atau paham lainnya yang berbeda dari lain untuk menarik perhatian atau mendapat pengakuan dari orang lain.

Sebenarnya istilah ini digunakan sebagai bentuk sindiran bagi pria yang dari luar terlihat berwawasan, tapi sebaliknya hanya mencari pujian saja.

Yuk, kenali beberapa tanda-tanda seseorang adalah performative male:

1. Punya Persona yang Terlihat Sangat Dikurasi

Gaya berpakaian mereka seringkali khas: kemeja vintage, totebag putih, celana longgar, dan gantungan kunci lucu seperti Labubu.

Mereka terlihat effortless dan estetik, tapi juga tampak seperti tahu persis citra seperti apa yang ingin mereka tampilkan ke publik.

2. Sering Bicara tentang Feminisme dan Isu Sosial

Mereka tidak segan menunjukkan kepeduliannya pada isu-isu seperti kesetaraan gender, kesehatan mental, atau hak perempuan.

Positif banget, kan? Tapi kalau kamu merasa pembahasannya selalu surface-level dan tidak berkembang saat diskusi lebih dalam, bisa jadi itu hanya bagian dari branding dirinya.

3. Suka Matcha, Clairo, dan Buku Filosofi

Dari pilihan lagu mellow seperti Laufey, Clairo, hingga buku-buku feminisme dan sastra klasik.

Biasanya juga bereksplorasi dengan musik-musik senada. Untuk minuman mereka juga identik dengan rasa Matcha yang manis namun tetap fancy.

4. Cepat Bikin Kamu Nyaman (dan Terlihat Sangat Memahami)

Salah satu ciri performative male adalah kemampuannya menciptakan safe space secara cepat. Ia tahu bagaimana membuat kamu merasa spesial, dipahami, dan didengarkan.

5. Aktif di Media Sosial dengan Persona “Peka dan Estetik”

Ia mungkin sering membagikan konten tentang kesadaran diri, mental health, atau puisi pendek yang relatable. Kontennya terlihat peka dan well-curated.

Kamu pernah ketemu atau dekat dengan sosok seperti ini? Cerita-cerita soal performative male bisa jadi refleksi menarik untuk mengenali mereka.

Bukan hanya dari apa yang mereka tunjukkan, tapi juga dari siapa mereka sebenarnya. (kpg/smi)

Editor : Nurismi
#Performative Male #Style