Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jangan Galau Jadi Jomblo! Temukan 7 Rahasia di Balik Keuntungan Menjadi Lajang yang Jarang Diketahui

Beraupost • Jumat, 30 Mei 2025 | 15:30 WIB
Hidup lajang bukan berarti kesepian justru bisa membuat tubuh lebih sehat dan jiwa lebih kuat. (Freepik)
Hidup lajang bukan berarti kesepian justru bisa membuat tubuh lebih sehat dan jiwa lebih kuat. (Freepik)

BerauPost - Tidak semua orang butuh berada dalam hubungan hanya demi mengisi kekosongan atau merasa lengkap.

Seperti yang dikatakan Dr. Jess, pakar dari Astroglide, Tidak selalu lebih sehat untuk lajang, dan juga tidak selalu lebih sehat untuk berada dalam hubungan.

Semua tergantung situasi pribadi Anda mulai dari usia, kondisi emosional, hingga gaya hidup sosial.

Jika kamu masih sendiri dan mulai merasa tertekan untuk segera punya pasangan, tenang dulu.

Penelitian justru menunjukkan bahwa ada berbagai manfaat kesehatan mengejutkan dari tetap lajang.

Dilansir dari Your Tango, berikut adalah tujuh manfaat melajang bagi keberlangsungan hidup kita:

1. Kamu Lebih Aktif Bergerak

Sebuah studi terhadap 13.000 orang dewasa di AS menunjukkan bahwa mereka yang belum pernah menikah justru berolahraga lebih sering dibandingkan mereka yang menikah, bercerai, atau menjanda.

Aktivitas fisik rutin terbukti meningkatkan suasana hati, energi, tidur, kesehatan jantung, hingga kualitas kehidupan intim. Jadi, lajang bukan berarti malas justru lebih aktif.

2. Kamu Lebih Peduli pada Kesehatan Diri

Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang selalu lajang justru memiliki skor kesehatan lebih baik dalam beberapa indikator dibanding wanita menikah, seperti lebih sedikit hari di tempat tidur karena sakit dan lebih rajin periksa ke dokter.

Bahkan, studi tahun 2013 menemukan bahwa pasangan yang bahagia cenderung mengalami kenaikan berat badan setelah menikah. Nah, siapa bilang lajang tak bisa hidup sehat?

3. Ikatan Sosialmu Lebih Kuat

Orang lajang cenderung lebih aktif membangun jejaring sosial karena tidak terlalu bergantung pada pasangan. Ini bisa membuat mereka lebih tangguh secara emosional dan punya lingkaran sosial yang lebih beragam dan mendalam.

4. Pola Makan Lebih Sehat

Berada dalam hubungan yang toksik justru bisa membuat kita terjebak pada pola makan tak sehat, seperti makan berlebihan karena stres atau bahkan kehilangan nafsu makan.

Sebaliknya, lajang bisa memberi kita ruang untuk lebih sadar akan apa yang kita konsumsi.

5. Persahabatan yang Lebih Tahan Lama

Ketika menikah, banyak orang tanpa sadar mulai menjauh dari teman-teman lamanya. Namun, orang yang lajang cenderung mempertahankan hubungan pertemanan lebih lama dan lebih kuat.

Persahabatan yang erat pun berkontribusi besar terhadap kebahagiaan dan ketahanan hidup.

6. Lebih Sedikit Stres Finansial

Urusan cinta memang indah, tapi urusan keuangan? Tak selalu. Banyak pasangan justru terbebani oleh utang setelah menikah.

Sebaliknya, orang lajang cenderung memiliki pengelolaan keuangan yang lebih mandiri dan bebas dari tekanan finansial pasangan.

7. Jadi Lebih Mandiri

Salah satu keuntungan terbesar jadi lajang adalah belajar menikmati waktu sendiri dan menjadi lebih mandiri.

Kemandirian ini adalah keterampilan penting dalam hidup yang tidak selalu bisa diasah saat kita bergantung pada pasangan.

Jadi, jika kamu saat ini sedang menikmati masa lajang, tak perlu merasa rendah diri atau terburu-buru mencari pasangan.

Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari hidup sendiri mulai dari fisik yang lebih sehat, hubungan sosial yang lebih luas, hingga kemandirian sejati.

Karena kebahagiaan sejati bukan datang dari status hubunganmu, tapi dari seberapa baik kamu merawat diri dan hidupmu sendiri. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#jomblo #lajang #mandiri