BerauPost - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) mengungkapkan paling banyak permintaan extra flight atau tambahan penerbangan berasal dari maskapai Lion Group.
Namun, Direktur Bandar Udara Ditjen Hubud, Lukman F Laisa menyampaikan bahwa realisasi extra flight tidak sebanyak apa yang diminta.
Ia menyebut, khusus di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, saja realisasinya hanya sebesar 30 persen untuk semua maskapai.
"Kalau kita setujui, ya setujui (permintaan extra flight). Tapi aktualnya kan digunakan tidak sebanyak apa yang diminta," kata Lukman F Laisa saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (27/3).
"Extra flight paling banyak Lion Group, tapi realisasi keseluruhannya sebesar 30 persen dari semua airline," sambungnya.
Sementara itu secara terpisah, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno Hatta, Putu Eka Cahyadi mengungkapkan bahwa maskapai yang paling banyak meminta tambahan penerbangan adalah Batik Air. Putu enggan menyebut besaran permintaan itu.
Hanya saja ia mengatakan bahwa realisasi tambahan penerbangan masih akan menyesuaikan permintaan. Terlebih, kata Putu, extra flight juga masih mempertimbangkan return to base (RTB) sebuah pesawat.
"Secara permintaan masih Batik Air, tapi realisasinya berkembang sesuai dengan kesiapan kebutuhan demandnya. Mungkin kalau arus mudik lebih banyak di Jakarta ya, tentu mereka mempertimbangkan RTB atau kembalinya pesawat," tutupnya.
Sebelumnya, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat 2.284 permintaan extra flight (penerbangan tambahan) yang diajukan operator penerbangan selama periode mudik lebaran 2025.
Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan, permintaan itu merupakan total dari extra flight yang diajukan 37 bandara di bawah kelola InJourney Airports.
Ribuan permintaan itu, baru sebanyak 116 extra flight yang disetujui izinnya oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hingga Selasa (18/3).
"Tercatat di kami yang sudah mengajukan extra flight, 2.284 sampai dengan saat ini. Yang sudah dalam bentuk flight approval, yang sudah disetujui izinnya oleh kementerian perhubungan ada 116 per tanggal 18 Maret," kata Faik Fahmi dalam konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (20/3).
Faik tidak merinci maskapai mana saja yang mengajukan extra flight. Dia juga tidak menyebutkan maskapai mana saja yang permintaan extra flight-nya sudah disetujui.
Secara global dia menyebut hampir seluruh maskapai mengajukan extra flight selama periode mudik Lebaran 2025. "Dan operatornya hampir semua operator penerbangan mengajukan extra flight," tutupnya. (jpg/smi)
Editor : Nurismi