Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Kantongi 71 Poin dan 2 Podium, Veda Ega Tak Menyangka Tampil Impresif di Moto3

Nurismi • Jumat, 12 Juni 2026 | 06:15 WIB
Veda Ega Pratama saat tampil impresif di Moto3 Catalunya 2026. (Instagram/@veda_54)
Veda Ega Pratama saat tampil impresif di Moto3 Catalunya 2026. (Instagram/@veda_54)

BERAU POST - Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, telah menjalani hampir setengah musim dalam debutnya di Moto3 2026. Veda pun mengaku tak menyangka bisa langsung tampil kompetitif.

Veda berstatus sebagai rookie atau pebalap debutan di Moto3 2026. Meski demikian, pebalap Honda Team Asia itu tampil impresif dalam delapan seri balapan yang telah berlangsung sepanjang musim ini.

Pebalap berusia 17 tahun itu kini sedang duduk di peringkat keenam klasemen sementara pebalap Moto3 dengan raihan 71 poin. Dari delapan seri balapan yang telah dilahap, Veda berhasil meraih dua podium yakni pada sesi Brasil dan Prancis.

Performa pebalap muda Indonesia itu benar-benar menyita perhatian pencinta balap motor dunia. Apalagi, Veda masuk dalam kandidat Rookie of The Year dan bersaing sengit dengan rider Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, yang memiliki 72 poin.

Bicara soal hasil dalam delapan seri balapannya, Veda mengaku sangat senang dengan hasil yang diraih. Bahkan, ia tak mengira bisa tampil kompetitif di barisan depan, karena target awal yang dipatok hanyalah mencuri poin di setiap balapan.

"Ya cukup senang dengan hasilnya karena sebenarnya enggak mengira kalau bisa seperti ini. Karena memang targetnya kan tadinya bisa dapatin poin sebanyak-banyaknya,” kata Veda saat ditemui.

"Tapi ternyata setelah Thailand saya melihat saya bisa tarung di depan dan ya, tapi sampai sekarang masih banyak yang harus dipelajari," sambungnya.

Lebih lanjut, Veda mengungkapkan adaptasi dengan sirkuit menjadi salah satu rintangan yang dihadapi dalam musim debutnya. Mengingat, tidak semua sirkuit pernah ia lahap.

"Ya memang agak sulit, tapi dari tim juga mereka juga udah ada data-data dari tahun kemarin, dari rider lain dan juga ya biasanya ya mempelajari dari video juga. Itu cara saya agar beradaptasi lebih cepat," tutur Veda.

Veda pun mengungkap salah satu sirkuit yang menurutnya sulit sejauh ini adalah Sirkuit Balaton Park, Hungaria. Tebrukti, pebalap asal Gunungkidul itu harus puas finis posisi ke-16 dalam seri balapan Moto3 Hungaria 2026.
 
"Semua sirkuit sulit sih pasti, karena ada setiap sirkuit ada tantangannya tersendiri. Tapi kalau disebut mungkin Hungaria (Balaton Park) di balapan kemarin itu salah satu sirkuit yang sulit," ungkap Veda.

"Karena memang grip-nya nggak terlalu bagus dan juga kondisi cuacanya cukup panas dan ya agak tricky sirkuitnya, banyak chicane gitu," tutupnya.

Editor : Nurismi
#veda ega pratama #moto3