Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Resmi! Imran Nahumarury Jadi Pelatih Baru Semen Padang FC, Misi Penyelamatan dari Degradasi Dimulai

Beraupost • Jumat, 6 Maret 2026 | 06:15 WIB

Imran Nahumarury resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Semen Padang FC untuk menghadapi sisa musim Super League 2025-2026. (Semen Padang)
Imran Nahumarury resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Semen Padang FC untuk menghadapi sisa musim Super League 2025-2026. (Semen Padang)

BERAU POST - Semen Padang FC akhirnya mengambil langkah berani di tengah situasi genting kompetisi.

Tim berjuluk Kabau Sirah itu resmi menunjuk Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi sisa musim.

Keputusan ini diumumkan manajemen pada Kamis (5/3/2026) melalui media sosial resmi klub.

Kehadiran pelatih berlisensi AFC Pro itu diharapkan mampu menjadi solusi cepat untuk menyelamatkan tim dari ancaman degradasi di Super League.

Semen Padang menyampaikan pengumuman tersebut secara sederhana namun tegas.

“Welcome to Coach Imran Nahumarury at Semen Padang FC,” demikian tertulis pada keterangan unggahan di akun instagram resmi Semen Padang FC.

Penunjukan Imran menjadi bagian dari langkah cepat klub setelah hasil yang kurang memuaskan dalam beberapa pekan terakhir.

Manajemen berharap perubahan di kursi pelatih dapat memberi energi baru bagi tim yang tengah berjuang di papan bawah klasemen.

Imran Nahumarury sendiri bukan sosok baru di sepak bola nasional. Karier kepelatihannya mulai dikenal luas setelah berhasil membawa Malut United FC tampil mengejutkan di kompetisi musim lalu.

Pada musim Super League sebelumnya, Imran sukses membawa Malut United bersaing di papan atas klasemen hingga akhir musim.

Pencapaian tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan sebagai pelatih muda potensial di Indonesia.

Dalam klasemen akhir musim 2024/2025, Malut United berhasil finis di posisi ketiga dengan koleksi 57 poin.

Mereka hanya berada di bawah Persib Bandung yang menjadi juara dengan 69 poin serta Dewa United FC yang finis di peringkat kedua dengan 61 poin.

Catatan tersebut menjadi salah satu alasan kuat mengapa Semen Padang akhirnya memilih Imran Nahumarury sebagai pelatih baru.

Pengalaman membawa tim bersaing di papan atas diharapkan bisa menular pada skuad Kabau Sirah.

Imran kini dihadapkan pada situasi yang jauh berbeda dibandingkan saat menangani Malut United.

Jika sebelumnya ia membangun tim kompetitif di papan atas, kali ini ia harus memimpin tim yang tengah berjuang keluar dari zona merah.

Saat ini Semen Padang masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara. Dari total 24 pertandingan yang telah dimainkan, Kabau Sirah baru mengumpulkan 17 poin.

Situasi tersebut membuat peluang degradasi menjadi ancaman nyata bagi klub kebanggaan masyarakat Sumatera Barat itu. Karena itu, sisa 10 pertandingan musim ini menjadi fase yang sangat krusial.

Manajemen klub berharap Imran mampu memberikan perubahan cepat dari sisi taktik maupun mental pemain.

Dengan waktu yang terbatas, setiap pertandingan akan memiliki arti yang sangat penting.

Penunjukan Imran Nahumarury juga menandai pergantian pelatih ketiga Semen Padang musim ini.

Sebelumnya tim sempat ditangani oleh Eduardo Almeida dan kemudian dilanjutkan oleh Dejan Antonic.

Namun perjalanan bersama Dejan Antonic tidak berjalan sesuai harapan manajemen. Hasil yang belum stabil membuat klub akhirnya memutuskan mengakhiri kerja sama lebih cepat.

Keputusan tersebut diambil setelah Semen Padang kembali gagal meraih kemenangan pada pekan ke-24 kompetisi.

Hasil tersebut semakin menambah tekanan pada tim yang tengah berjuang keluar dari papan bawah.

Kabau Sirah hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Pertandingan itu berlangsung di Stadion Haji Agus Salim pada Rabu (4/3/2026) malam.

Laga tersebut sebenarnya menjadi kesempatan penting bagi Semen Padang untuk memperbaiki posisi di klasemen. Namun kegagalan mencetak gol membuat tim harus puas dengan satu poin saja.

Hasil imbang itu menjadi salah satu pemicu perubahan di kursi pelatih. Manajemen menilai tim membutuhkan dorongan baru untuk menghadapi sisa musim yang semakin menegangkan.

Kini tantangan pertama Imran Nahumarury sudah menunggu di depan mata. Ia akan langsung memimpin tim pada pertandingan penting pekan ke-25 kompetisi.

Dalam jadwal yang telah ditetapkan, Semen Padang akan bertandang menghadapi PSBS Biak. Laga tersebut akan digelar di Stadion Maguwoharjo.

Pertandingan itu dijadwalkan berlangsung pada Senin (9/3) mendatang. Laga tandang tersebut sekaligus menjadi ujian pertama bagi Imran bersama Kabau Sirah.

Tantangan tersebut tentu tidak mudah mengingat tekanan yang ada pada tim. Namun pengalaman Imran Nahumarury menghadapi situasi kompetitif di liga nasional membuat banyak pihak optimistis.

Para suporter Semen Padang juga berharap perubahan di kursi pelatih bisa membawa dampak positif.

Dengan sisa pertandingan yang terbatas, setiap poin akan menjadi penentu nasib tim di akhir musim.

Kini semua mata tertuju pada bagaimana Imran Nahumarury membangun kembali kepercayaan diri pemain.

Jika mampu menciptakan momentum kemenangan, peluang Semen Padang untuk bertahan di kasta tertinggi masih terbuka.

Sisa 10 pertandingan akan menjadi panggung pembuktian bagi pelatih asal Maluku tersebut. Apakah ia benar-benar bisa menjadi penyelamat Kabau Sirah dari jurang degradasi musim ini. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#pelatih #Kabau Sirah #Super League #semen padang fc