BERAU POST - Persib Bandung pulang dari Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan dengan kepala tegak.
Bukan hanya karena meraih tiga poin krusial, tetapi juga karena cara mereka melakukannya membungkam Madura United dengan skor meyakinkan 4-1 pada pekan ke-14 Super League 2025/2026, Minggu (30/11).
Kemenangan tersebut sekaligus melesatkan Pangeran Biru naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan 25 poin, menyalip rival-rival langsung di papan atas.
Mereka kini hanya berada di bawah Borneo FC (33 poin) dan Persija Jakarta (29).
Sejak menit awal, laga berjalan panas. Madura United sempat mengancam lebih dahulu melalui sepakan Lulinha, namun Teja Paku Alam tampil sigap menjaga gawang Persib tetap aman.
Persib baru benar-benar menemukan ritmenya selepas menit ke-20. Aksi individu Saddil di sisi kanan hampir berbuah peluang, sebelum pada menit ke-26, kebuntuan pecah.
Luciano Guaycochea melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti setelah mendapat sodoran manis dari Berguinho.
Bola meluncur deras tak bisa dibendung Miswar Saputra, membawa Maung Bandung unggul 1-0.
Gelombang serangan Persib tak berhenti. Berguinho hampir menggandakan skor tapi tendangannya dihentikan tiang gawang.
Ramon Souza juga punya peluang sebelum akhirnya Federico Barba memecah kebuntuan kedua.
Dari skema sepak pojok Marc Klok pada menit ke-39, tandukan Barba memantul dan melesak masuk, membuat skor menjadi 2-0 hingga turun minum.
Debut Alfeandra Dewangga di Super League menambah catatan positif Persib. Bek berusia 24 tahun tersebut tampil cukup solid setelah sebelumnya menjalani aksi perdana bersama Maung Bandung di ajang ACL Two.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Persib lebih sering mengontrol bola, namun Madura United juga beberapa kali tampil agresif.
Upaya Saddil pada menit ke-52 dihentikan keras oleh Novan Sasongko yang berujung kartu kuning.
Perubahan strategi dilakukan Bojan Hodak di menit ke-60. Ramon Souza dan Saddil ditarik keluar, digantikan Thom Haye dan Frans Putros.
Masuknya dua pemain ini langsung memberi warna berbeda pada skema serangan Persib.
Namun, petaka datang pada menit ke-68. Wasit menunjuk titik putih setelah sepakan mengenai tangan Cesar di kotak penalti.
Joao Pereira Albertine dengan tenang mengeksekusi penalti pada menit ke-69 dan memperkecil ketertinggalan Madura United menjadi 1-2.
Belum sempat tuan rumah membangun momentum, Persib langsung memukul balik. Hanya semenit berselang, bola liar setelah Berguinho dijatuhkan dimanfaatkan sempurna oleh Uilliam Barros.
Striker asal Brasil itu mengontrol bola dan melepaskan tembakan keras tanpa ampun, membuat Persib kembali menjauh 3-1 pada menit ke-70.
Empat menit kemudian, Thom Haye mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang berdarah Belanda itu melepaskan tembakan mendatar akurat usai kombinasi apik dengan Berguinho.
Gol ini menjadi torehan pertama Haye untuk Persib musim ini sekaligus mengunci kemenangan telak Maung Bandung, 4-1
Jelang akhir pertandingan, Bojan kembali merotasi pemain. Marc Klok dan Reijnders digantikan Febri Hariyadi serta Nazriel Alfaro Syahdan. Nazriel, yang baru masuk, harus menerima kartu kuning karena melanggar Albertine.
Madura United mencoba bangkit di menit-menit pamungkas. Tekanan mereka memaksa Putros melakukan pelanggaran pada menit 90 dan berbuah kartu kuning.
Lulinha sempat mencetak gol di masa injury time, namun dianulir karena offside setelah pengecekan VAR.
Persib bahkan hampir menambah gol kelima lewat peluang Haye di menit 90+5, namun Miswar masih mampu melakukan penyelamatan.
Kemenangan besar 4-1 bagi Pangeran Biru di markas Madura United ini menjadi kemenangan yang bukan hanya memperkaya koleksi poin, tetapi juga menunjukkan kedalaman skuad serta efektivitas taktik Bojan Hodak. (jpg/smi)
Editor : Nurismi