Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bukan Perak! PSSI Tegas Target Timnas U-22 SEA Games 2025 Wajib Pertahankan Emas

Beraupost • Jumat, 28 November 2025 | 06:40 WIB
Wakil Ketua Umum I PSSI Zainudin Amali menegaskan bahwa target Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 adalah mempertahakan emas. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
Wakil Ketua Umum I PSSI Zainudin Amali menegaskan bahwa target Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 adalah mempertahakan emas. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

BERAU POST - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tegas menarget Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 pertahankan medali emas.

Penegasan ini sekaligus menepis ucapan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang sebelumnya federasi disebut mematok target perak.

Penetapan target untuk Timnas Indonesia U-22 menjadi perbincangan hangat publik sepak bola nasional. Sebab Garuda Muda besutan Indra Sjafri, disebut hanya mendapatkan target untuk meraih perak di SEA Games 2025.

Hal itu diungkapkan Erick Thohir, selaku Menpora RI yang sebetulnya juga berstatus sebagai Ketua Umum PSSI. Dia menyebut target itu sesuai dengan penetapan PSSI.

Zainudin Amali sebagai Wakil Ketua Umum I PSSI, memberikan respons sekaligus penegasan terkait target.

Ia justru menyiratkan target perak itu bersumber dari pemerintah, dalam hal ini Kemenpora RI.
 
Sejak awal, disebut Amali bahwa PSSI telah menyampaikan kepada tim kepelatihan Timnas Indonesia U-22 pimpinan Indra Sjafri, mempertahankan medali emas adalah misi mutlak yang harus diraih.

"Ya, tentu bisa jadi cabor, bisa berbeda dengan pemerintah ya, ya, tapi kami dari awal sudah sampaikan kepada pelatih kepala dan jajaran pelatih, serta ofisial, dan juga anak-anak, ya," kata Amali di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Rabu (26/11).

"Sebelum main dengan Mali malah, saya sudah sampaikan, yang ada di bayangan kalian harus emas," tambah dia.

Mantan Menpora RI itu pun cukup optimistis dengan target emas yang dibebankan kepada Timnas Indonesia U-22.

Terutama setelah melihat progres dan penampilan yang ditunjukkan Garuda Muda saat laga kedua kontra Mali U-22, di mana hasil akhir adalah imbang 2-2. 

"Ya kita optimistis lah, terutama pada saat pertandingan terakhir lawan Mali ya, kan kalian bisa lihat lah, semangatnya luar biasa anak-anak kita ini. Maka, saya tetap kasih semangat mereka bahwa, ya kalian tetap targetnya medali emas," ucap Amali.

Sementara terkait target perak yang ramai, Amali mengatakan bahwa itu dibuat berdasar perhitungan Kemenpora. Sementara PSSI tetap mengincar emas, seperti yang digapai saat SEA Games 2023 di Kamboja.

"Kalau dari Kemenpora ditargetkan itu (perak), ya tentu ada hitungannya lah. Ada hitungan, tetapi kami dari federasi tetap minta itu kan karena di Kamboja kami kan sudah emas," tegas Amali.

"Tentu ada hitungannya lah. Jadi kalau dari Kemenpora berbeda, ya kami dari federasi tetap punya keyakinan. Dan ini bukan cuma keyakinan, kami tanya pelatih ya, coach Indra, kemudian asisten pelatih bahwa mereka masih yakin medali emas. Jangan dipertentangkan lah," imbuh dia.

Sementara itu, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji menyatakan bahwa segenap penggawa Garuda Muda telah menyatukan tekadnya di SEA Games 2025. Yakni meraih dan mempertahankan emas.

"Kalau berkaitan dengan target, saya bersama-sama dengan Coach Indra dan ini tekadnya pemain loh ya. Ini sudah kita tekadkan bahwa untuk target, apapun kita akan berupaya, berusaha untuk bisa mempertahankan emas," kata dia.

"Saya bersama dengan coach Indra, para asisten, ofisial, para pemain, semuanya punya tekad dan semangat yang kuat. Tekad kami bulat, kami ingin mempertahankan emas itu," tambah Sumardji. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#medali emas #Timnas Indonesia #SEA Games 2025 #pssi