Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Nasib Pembalap Kedua Red Bull: Antara Kualitas dan Desain Mobil Verstappen

Beraupost • Sabtu, 5 April 2025 | 08:50 WIB

 

Pada F1 2024 menjadi musim paling menantang bagi Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen. Dia harus berjuang mempertahankan dominasinya. (x.com/redbullracing)
Pada F1 2024 menjadi musim paling menantang bagi Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen. Dia harus berjuang mempertahankan dominasinya. (x.com/redbullracing)
terlihat jomplang selama setahun terakhir. Musim lalu misalnya.

Sergio Perez hanya berada di posisi delapan klasemen akhir pembalap. Saat Verstappen berhasil meraih gelar juara dunia, Perez justru gagal meraih podium dalam 20 balapan berturut musim lalu.

Tahun ini situasinya lebih parah. Liam Lawson gagal meraih poin dalam dua balapan awal.

Dia gagal finis di Melbourne, Australia dan berada di posisi 12 di Shanghai, Tiongkok. Hasil itu membuat Red Bull mengambil keputusan tegas. Yakni mengganti Lawson dengan Yuki Tsunoda.

Meski begitu, hasil negatif pembalap kedua Red Bull itu bisa jadi bukan karena kualitas.

Melainkan karena mobil Red Bull yang memang didesain menyesuaikan dengan gaya membalap Verstappen. Juara dunia Formula 1 empat kali itu, diketahui menyukai bagian depan mobil yang sangat sensitif.

Itu sesuai dengan penilaian eks rekan satu tim Verstappen di Red Bull musim 2020 lalu, Alex Albon.

Pembalap yang kini membela Williams itu mendeskripsikan sensitivitas mobil Red Bull seperti ‘mouse komputer’.

Sebuah pandangan yang kemudian diamini oleh penasihat Red Bull Helmut Marko. Dan, karena itu pula, Red Bull membuka peluang untuk melakukan perubahan, khusus mobil kedua.

"Kami sudah memikirkan untuk memberikan settingan berbeda pada mobil kedua, dengan pengaturan yang tidak terlalu agresif. Sesuatu yang membuatnya lebih mudah dikendalikan," kata penasihat Red Bull Helmut Marko kepada Motorsport.

Akan tetapi, sampai saat ini masih belum ada konfirmasi lebih lanjut apakah Red Bull akan benar-benar mengubah settingan mobil kedua. Yang jelas, teknisi yang ada di Milton Keynes, kantor pusat Red Bull, tengah intensif melakukan perbaikan. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#red bull #sergio perez #max verstappen