BerauPost - Kala terakhir Stephen Curry dan Golden State Warriorsbertandang ke Memphis, ia tidak mencetak satu pun field goal, dan timnya kalah telak dengan selisih 51 poin.
Namun, Curry tidak menyimpan rasa frustrasi dari kekalahan di Desember itu. Dan pada pertandingan Selasa (1/4) malam waktu setempat, ia memastikan hasil yang jauh berbeda.
Dengan penuh percaya diri, Curry melepaskan tembakan tiga angka sepanjang pertandingan, mencetak 12 kali dari luar garis dan membukukan total 52 poin. Warriors pun berhasil mengalahkan Grizzlies dengan skor 134-125.
"Saya sebenarnya sudah lupa soal itu, saya lebih fokus pada betapa pentingnya pertandingan ini bagi kami." kata Curry ketika ditanya apakah kekalahan sebelumnya menjadi motivasi, dikutip dari ESPN.
Kemenangan ini membawa Golden State naik ke peringkat kelima di klasemen Wilayah Barat, melewati Memphis.
Selain itu, Warriors juga unggul dalam rekor pertemuan musim ini dengan 3-1, yang memberi mereka keunggulan dua pertandingan atas Grizzlies.
Curry memulai pertandingan dengan performa luar biasa, mencetak lima tembakan pertamanya, termasuk empat kali dari luar garis.
Hingga paruh pertama, ia telah mengoleksi 32 poin dengan akurasi luar biasa, 11 dari 16 tembakan masuk, termasuk 8 dari 10 tembakan tiga angka.
Menurut data ESPN, ini menjadi kali ke-27 Curry mencetak setidaknya 10 kali tembakan tiga angka dalam satu pertandingan, menjadikannya pemegang rekor terbanyak dalam sejarah NBA. Rekan setimnya, Klay Thompson, berada di posisi kedua dengan sembilan pertandingan.
Curry mengakui bahwa ia merasa lebih segar setelah mengambil istirahat selama seminggu bulan lalu untuk memulihkan cedera di bagian panggul kiri.
Meskipun masih mengenakan pelindung, waktu istirahat itu membantunya secara fisik dan mental.
"Saya merasa dalam ritme yang bagus. Istirahat seminggu itu sangat membantu, energi saya penuh kembali," ucap Curry.
Penampilan Curry yang mencetak 52 poin, 10 rebound, dan 8 assist juga mencatat sejarah. Ini adalah pertama kalinya seorang pemain Warriors mencapai angka tersebut sejak Rick Barry mencetak 64 poin, 10 rebound, dan 9 assist pada 26 Maret 1974 melawan Portland.
Malam spesial itu juga diwarnai dengan pencapaian lain. Curry resmi melewati Jerry West di daftar pencetak skor terbanyak sepanjang masa NBA, naik ke posisi ke-25.
"Saya sedikit emosional soal itu. Ini momen spesial, mengenang dia, mengingat apa yang ia berikan untuk organisasi ini, liga, dan dunia bola basket, dia adalah ikon NBA," ujar Curry.
Selain itu, Curry juga memecahkan rekor dengan melampaui LeBron James dan Rick Barry dalam daftar pemain dengan pertandingan 50 poin terbanyak dalam sejarah NBA.
Kini, ia berada di peringkat keenam dengan total 15 pertandingan mencetak setidaknya 50 poin.
Pemain dengan Pertandingan 50 Poin Terbanyak dalam Sejarah NBA:
- Wilt Chamberlain - 118 pertandingan
- Michael Jordan - 31 pertandingan
- Kobe Bryant - 25 pertandingan
- James Harden - 23 pertandingan
- Elgin Baylor - 17 pertandingan
- Stephen Curry - 15 pertandingan
- Damian Lillard - 15 pertandingan
- LeBron James - 14 pertandingan
- Rick Barry - 14 pertandingan
Pelatih Warriors, Steve Kerr, menyebut performa Curry sebagai sesuatu yang luar biasa. Meski telah menyaksikan banyak keajaiban dari Curry, ia tetap dibuat takjub, terutama saat salah satu tembakan di kuartal kedua yang membuatnya berbalik badan sebelum bola masuk.
"Lima puluh dua poin dengan penjagaan ketat sepanjang pertandingan. Saya sudah melihat ini selama 11 tahun, bahkan sebelum saya menjadi pelatihnya. Bakatnya sungguh luar biasa," ujar Kerr takjub.
Menurut Kerr, Curry adalah pemain yang luar biasa untuk disaksikan. Tetapi salah satu rekan setimnya melihatnya dengan perspektif berbeda. Ketika ditanya apakah ini adalah penampilan terbaik Curry, Draymond Green menjawab dengan tegas.
"Tidak, sama sekali tidak. Saya sudah bermain dengannya selama 15 tahun. Saya tidak bisa langsung menyebutkan yang terbaik, tapi yang ini bukan," pungkasnya. (jpg/smi)
Editor : Nurismi