BerauPost - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, mengungkapkan bahwa dirinya sempat menanti panggilan dari Timnas Belanda sebelum akhirnya memutuskan membela skuad Garuda. Keputusan ini diambil setelah ia menyadari bahwa kesempatan untuk bergabung dengan Oranje tak kunjung datang.
Dikutip dari Bold (4/2) Diks mengaku bahwa momen terbaiknya untuk dipanggil Timnas Belanda seharusnya terjadi saat ia tampil impresif di Liga Champions bersama FC Copenhagen dan berhasil menjuarai Liga Denmark.
"Jika saya dipanggil Timnas Belanda, seharusnya itu terjadi ketika saya bermain banyak laga bagus di Liga Champions dan memenangkan Liga Denmark," ungkap Diks.
Meski berharap besar bisa mendapat kesempatan bersama Belanda, panggilan tersebut tak pernah datang.
"Tapi sayangnya, saya tidak pernah mendapat telepon atau komunikasi apa pun dari mereka," lanjut bek keturunan Ambon ini.
Ketika ditanya apakah ia kecewa dengan Belanda, Diks menjawab tegas dengan kata tidak.
"Tidak, saya tidak kecewa. Ini bagian dari sepak bola. Indonesia baru menghubungi saya pada musim panas lalu, dan saya harus membuat keputusan. Sekarang saya sangat bangga dan bahagia dengan pilihan saya," jelasnya.
Diks mengungkapkan bahwa keputusannya untuk membela Indonesia didasarkan pada akar keluarganya.
"Saya memiliki darah Indonesia dari kakek dan nenek saya yang lahir di sana. Saat saya berada di Indonesia, saya merasa bangga karena bisa mewakili negara besar dengan hampir 280 juta penduduk. Ini adalah kebanggaan yang luar biasa," ujar Diks.
Akhirnya, Diks memutuskan untuk menerima tawaran membela Indonesia. Proses naturalisasinya pun berjalan cepat setelah kedatangannya ke Tanah Air, hingga akhirnya resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada awal November 2024.
Sayangnya, debutnya bersama Timnas Indonesia tidak berjalan mulus. Dalam pertandingan pertamanya, Diks mengalami cedera yang membuatnya hanya bisa bermain kurang dari satu babak. Meski demikian, harapan tetap tinggi terhadap kontribusinya bagi skuad Garuda di masa depan. (jpg/smi)
Editor : Nurismi