BERAU POST - Terkait insiden kontak dengan Marco Bezzecchi pada awal MotoGP Hungaria 2025 di Balaton Park, Marc Marquez Pembalap Ducati kini angkat bicara.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (25/8), Marc Marquez mengakui bahwa tabrakan tersebut terjadi akibat kesalahpahaman dalam membaca kecepatan lawannya di Tikungan 2.
Pada lap pertama, Bezzecchi sempat menyalip Marquez di Tikungan 1. Saat memasuki Tikungan 2, Marquez mencoba menyerang kembali dari sisi dalam, tetapi perhitungan salah membuat motornya menyentuh motor Aprilia milik Bezzecchi.
Akibatnya, Marquez sempat turun ke posisi ketiga di belakang Franco Morbidelli.
Marquez menegaskan bahwa insiden tersebut sepenuhnya kesalahannya. Ia mengaku mengerem terlambat karena mengira Bezzecchi akan melaju lebih cepat di tikungan.
"Saya tidak menyangka dia akan melambat banyak di Tikungan 2. Itu kesalahanku," ujar Marc Marquez.
Menurutnya, pengendara yang berada di belakang memiliki kewajiban lebih untuk berhati-hati terhadap pengendara di depan.
Untungnya, kedua pembalap masih dapat melanjutkan balapan tanpa mengalami kecelakaan serius.
Setelah insiden itu, Marquez harus berjuang keras untuk kembali ke depan. Butuh waktu hingga lap ke-11 bagi pembalap Ducati tersebut untuk merebut kembali posisi terdepan.
Bezzecchi sendiri akhirnya finis di posisi ketiga di belakang Pedro Acosta dari KTM.
Marquez mengaku lega insiden tersebut tidak berujung pada kecelakaan fatal.
Ia menyebut kondisi ban yang berbeda antara dirinya dan Bezzecchi juga memengaruhi jalannya duel.
Dengan ban medium, Marquez bisa menjaga ritme lebih stabil dibandingkan Bezzecchi yang menggunakan ban belakang lunak.
Meski mengakui kesalahan, Marquez tetap berhasil menutup balapan dengan kemenangan, sekaligus memperlebar jarak di klasemen sementara.
Namun, insiden dengan Bezzecchi menjadi sorotan utama karena menunjukkan tipisnya margin kesalahan di lintasan MotoGP.
Editor : Nurismi