Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jelang Libur Akhir Tahun: Gunung Mincau Berau Dibuka Lagi, Batasi Jumlah Pendaki Maksimal 20 Orang

Beraupost • Sabtu, 6 Desember 2025 | 09:35 WIB

 

DIBUKA: Gunung Mincau di Kampung Tepian Buah resmi dibuka kembali untuk umum sejak 1 Desember 2025,  sebelumnya ditutup sementara untuk pembenahan jalur dan keamanan. (KAMPUNG TEPIAN BUAH UNTUK BP)
DIBUKA: Gunung Mincau di Kampung Tepian Buah resmi dibuka kembali untuk umum sejak 1 Desember 2025, sebelumnya ditutup sementara untuk pembenahan jalur dan keamanan. (KAMPUNG TEPIAN BUAH UNTUK BP)

BERAU POST - Setelah sempat ditutup sementara sejak Oktober lalu untuk pembenahan jalur dan peningkatan keamanan, destinasi wisata alam Gunung Mincau di Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah, akhirnya kembali dibuka untuk umum mulai 1 Desember 2025.

Pembukaan dilakukan setelah pengelola bersama masyarakat gotong-royong membersihkan akses pendakian dan menata fasilitas dasar yang dibutuhkan wisatawan, terutama di titik jalur yang sebelumnya dinilai kurang aman bagi pendaki.

Sekretaris Kampung Tepian Buah, Talan, menjelaskan, proses pembenahan dilakukan Pokdarwis Alo Malau dibantu warga dan kelompok yang peduli dengan pengembangan wisata kampung.

Adapun gotong-royong dilakukan mulai dari pemotongan kayu yang menghalangi akses, pembuatan jalur tracking yang lebih jelas, serta pemasangan papan petunjuk dan peringatan keselamatan di titik yang dianggap memerlukan perhatian lebih.

Langkah ini penting dilakukan, agar destinasi yang sudah memiliki banyak peminat tersebut dapat memberikan pengalaman wisata lebih aman.

Pihaknya menyambut baik rencana Pokdarwis untuk membuka kembali destinasi ini secara resmi menjelang libur akhir tahun.

Sejumlah papan informasi dan peringatan keselamatan atau SOP telah dipasang di beberapa titik menuju lokasi pendakian.

Upaya ini dilakukan agar wisatawan mengetahui aturan keselamatan, batasan kapasitas pengunjung, serta panduan pendakian sebelum memasuki kawasan tersebut.

"Kami dari pemerintahan kampung tentu menyambut baik niat Pokdarwis yang mau membuka secara resmi destinasi Gunung Mincau," katanya kepada Berau Post, Jumat (5/12).

Bebernya, standarisasi pariwisata tentunya perlu diterapkan agar pengelolaan destinasi tetap terukur dan memberikan pengalaman wisata yang berkualitas.

Selain itu, Ia menyebut pengunjung yang ingin melakukan pendakian dapat menggunakan jasa pemandu wisata atau guide yang tersedia.

Jumlah maksimal pendaki dalam satu rombongan dibatasi hanya 20 orang, demi mempertimbangkan kondisi jalur dan area puncak yang cukup terbatas.

Jika wisatawan ingin berkemah, lokasi kamping tersedia di pos satu dan pos dua, sehingga aktivitas wisata alam dapat berjalan dengan pengawasan yang lebih terukur.

Dibebernya, koordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau sejauh ini juga telah berjalan baik.

Gunung Mincau masuk dalam daftar destinasi wisata yang mendapat perhatian pemerintah daerah, karena antusias masyarakat dan wisatawan cukup tinggi.

Menjelang libur panjang pada akhir tahun, pihaknya bersama pengelola akan memperkuat layanan, termasuk penambahan pemandu dan penyempurnaan paket wisata yang telah disiapkan.

Dirinya berharap dengan adanya persiapan ini, Gunung Mincau dapat kembali menjadi tujuan wisata baru yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

"Skema pelayanan wisata juga sudah disusun, mulai fasilitas parkir kendaraan, hingga pendampingan pendakian," terangnya. (aja/sam)

Editor : Nurismi
#pariwisata #pendakian #Gunung Mincau #Kabupaten Berau #wisata gunung