Dalam beberapa tahun terakhir, Gunung Tabur telah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Jalan-jalan mulai diperbaiki, jembatan dibangun, penerangan jalan semakin baik, serta berbagai fasilitas umum lainnya yang diberikan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Namun, Bupati Berau Sri Juniarsih menekankan bahwa semua pembangunan ini akan sia-sia jika tidak dirawat dengan baik.
AMNIL IZZA, Gunung Tabur
Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Gunung Tabur, Kamis (19/2) lalu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyampaikan pesan penting untuk menjaga infrastruktur yang telah dibangun sama pentingnya dengan membangunnya.
“Banyak kegiatan yang sudah direalisasikan di Gunung Tabur, dan anggaran yang dikeluarkan Pemkab Berau juga tidak sedikit. Namun yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa menjaga dan merawat fasilitas yang ada,” ujarnya.
Pemerintah daerah bebernya, terus mendorong peningkatan kemajuan Kecamatan Gunung Tabur yang memiliki 1 kelurahan dan 10 kampung tersebut.
Untuk tahun 2025, Pemkab Berau ditegaskan bupati, telah mengalokasikan anggaran untuk sejumlah proyek besar di Gunung Tabur.
Di antaranya pembangunan Jalan Sambakungan, peningkatan jalan utama ibu kota kecamatan, serta pembangunan jembatan di Pulau Besing.
Proyek-proyek ini tidak hanya bertujuan untuk memperlancar mobilitas, tetapi juga untuk mengoptimalkan potensi kampung-kampung yang ada di kecamatan.
Meski pembangunan terus dilakukan, Sri Juniarsih mengingatkan bahwa pemeliharaan fasilitas umum tidak boleh diabaikan.
Ia mencontohkan kondisi tepian sungai yang sudah direvitalisasi dan dilengkapi dengan turap, tetapi justru tampak kurang terawat karena rumput liar dibiarkan tumbuh tinggi.
“Saya sering berkeliling Gunung Tabur, bahkan mengontrol hingga empat kecamatan terdekat. Sayang sekali jika anggaran besar yang sudah dialokasikan untuk fasilitas publik justru tidak dimanfaatkan dengan baik, hanya karena kurangnya kepedulian dalam perawatan,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya penerangan jalan. Dirinya ingin semua jalanan terang sampai ke ujung.
Namun jika dinas terkait tidak bergerak dan tidak ada kontrol dari masyarakat, maka percuma saja.
Karenanya, dia meminta warga untuk segera melaporkan jika ada lampu jalan yang mati agar segera diperbaiki oleh OPD terkait.
Selain infrastruktur, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi perhatian utama Pemkab Berau.
Sri Juniarsih menegaskan bahwa tidak boleh lagi ada sekolah yang terbengkalai, pelayanan kesehatan yang minim, atau fasilitas air bersih yang tidak memadai.
Meski dihadapkan pada tantangan pengurangan tenaga honorer, pemerintah terus berupaya mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat agar masalah tenaga honorer ini dapat segera diatasi. Saya tidak ingin ada keluhan lagi tentang pendidikan, kesehatan, atau air bersih,” tegasnya.
Terpisah, Camat Gunung Tabur, Lutfi Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Berau atas perhatian besar terhadap pembangunan di wilayahnya.
Menurutnya, kebijakan pemerintah yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan berdampak besar bagi kesejahteraan warga.
“Dari banyaknya usulan, mayoritas terkait penguatan infrastruktur dasar, pelayanan kesehatan, pendidikan, irigasi, listrik termasuk panel surya, serta air bersih. Semua ini menjadi kebutuhan pokok yang harus diakomodasi,” ungkapnya.
Lutfi juga mengajak dunia usaha untuk turut berkontribusi dalam pembangunan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Dia berharap dengan keterlibatan berbagai pihak, pembangunan di Gunung Tabur bisa lebih optimal dan tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.
Lanjutnya, musrenbang kali ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kepedulian masyarakat dalam menjaga apa yang telah diberikan.
Dirinya akan mengimbau seluruh masyarakat di Kecamatan Gunung Tabur agar tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut aktif dalam merawat infrastruktur yang ada.
"Pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat tercapai jika semua elemen masyarakat bersatu dalam satu visi untuk menjadikan Gunung Tabur lebih baik lagi," pungkasnya.(sam)
Editor : Nurismi