TANJUNG REDEB - Camat Bidukbiduk, Hasmawi, menilai kondisi jalur darat dari Kecamatan Tanjung Redeb menuju Bidukbiduk kian nyaman. Dari 250,6 km jarak tempuh yang biasanya ditempuh dalam waktu 7 hingga 8 jam, kini bisa ditembus dalam waktu 5 jam saja.
Hal ini diharapnya mampu mendongkrak kunjungan wisatawan, apalagi sebentar lagi pengujung tahun. Tentu pada momen libur natal dan tahun baru (nataru), kerap dimanfaatkan pelancong untuk berwisata ke Bidukbiduk. “Yang terpenting memang akses jalan yang sudah bagus,” ujarnya, Minggu (3/11).
Bidukbiduk sendiri merupakan ikon wisata Berau, selain Pulau Derawan dan Pulau Maratua. Di Bidukbiduk, wisatawan bisa menikmati Danau Dua Rasa Labuan Cermin, Wisata Lamin Guntur, panorama pantai, hingga wisata Pulau Kaniungan.
Meski begitu, kekayaan pariwisata ini sebutnya perlu ditunjang dengan fasilitas yang memadai, sehingga bisa melayani wisatawan, terutama dalam masa-masa kunjungan tinggi seperti liburan yang akan datang.
Peningkatan fasilitas ini juga diharapkan Hasmawi bisa dipenuhi, terlebih sebelum pekan-pekan liburan mendatang. Misalnya fasilitas pemandian yang memadai, sehingga wisatawan yang berkunjung ke Labuan Cermin bisa menikmati wisata dengan puas.
"Fasilitasnya kami minta juga pendampingan dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk peningkatan fasilitasnya,” ujarnya.
Hal ini pun sudah disampaikan Hasmawi kepada OPD terkait, menyampaikan keluhan wisatawan, selain menyampaikannya kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) pengelola. Hasmawi ingin peningkatan fasilitas umum tersebut bisa melayani wisatawan sesegera mungkin.
“Kan sebentar lagi juga musim liburan, kita ingin kunjungan wisatawan itu jadi berkesan, salah satunya dengan fasum yang memadai,” ungkapnya.
Selain kesiapan fasilitas umum, Hasmawi juga turut menegaskan kepada kepala kampung agar menjaga kebersihan lokasi wisata dan permukiman. “Kita kan ingin pengunjung merasa aman dan nyaman ketika berkunjung,” paparnya.
Dengan peningkatan fasilitas serta kerja sama dengan masyarakat, dalam mengelola Bidukbiduk sebagai wilayah paririwisata diharapkan mampu mendatangkan kunjungan yang tinggi. Sehingga dampak perekonomian terhadap pelaku usaha kecil, mikro dan menengah serta pelaku pariwisata mendapatkan dampak yang signifikan. (sen/sam)