Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Program Ecobin Bantu Masyarakat Memilah Nilai Ekonomis dan Tekan Volume Sampah di Berau

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Kamis, 8 Februari 2024 | 09:00 WIB
TEMPAT SAMPAH: Program tempat sampah Ecobin dapat menekan volume sampah di Kabupaten Berau.
TEMPAT SAMPAH: Program tempat sampah Ecobin dapat menekan volume sampah di Kabupaten Berau.

TANJUNG REDEB – Dalam mengatasi masalah pengelolaan sampah yang ada di Bumi Batiwakkal- sebutan Kabupaten Berau. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau meluncurkan program pengadaan tempat sampah Ecobin. Program tersebut sudah direncanakan sejak 2023 lalu.

Dijelaskan Pengawas Lingkungan Hidup DLHK Berau, Irwadi Ahmadi, program tersebut mencakup pemasangan 10 Ecobin di beberapa lokasi strategis sebagai uji coba. Dengan harapan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam memilah sampah.

Ecobin merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk mengubah paradigma masyarakat dalam memandang sampah, khususnya sampah botol plastik dan kaleng.

“Intinya ini adalah untuk bisa mengajak masyarakat dalam memilah sampah,” ujarnya kepada awak media ini.

Dirinya memaparkan tempat sampah ecobin yang dikhususkan untuk sampah botol plastik dan kaleng tersebut, sengaja didesain semenarik mungkin, agar menarik perhatian masyarakat.

Penempatan tempat sampah ini dikhususkan di wilayah-wilayah strategis seperti taman, GOR Pemuda, Lapangan Batiwakkal, dan juga ada di Kecamatan Teluk Bayur.

“Kami desain semaksimal mungkin dan semoga saja masyarakat bisa berpartisipasi dengan adanya program ini,” jelasnya.

Ia mengakui juga, pemahaman masyarakat tentang jenis sampah yang sesuai untuk dimasukkan ke dalam Ecobin masih kurang optimal. “Jenis sampah yang dimasukkan ke dalam Ecobin tidak selaras dengan tulisan yang tertera. Ada yang kresek, ada yang tusuk sate, ada yang bekas makanan ringan, macam-macam, malah tercampur tempatnya” kata dia.

Maka dari itu, dalam upaya meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat, DLHK juga terus melakukan program sosialisasi secara terus-menerus tentang pentingnya pengelolaan sampah, termasuk melalui pendirian bank sampah.

“Harapannya, masyarakat dapat berperan serta untuk melakukan pengurangan sampah melalui bank sampah,” jelas Irwadi.

Sebagai langkah lanjutan, DLHK juga merencanakan untuk memberikan kunci Ecobin kepada masyarakat jika sudah tersedia bank sampah. “Untuk sekarang masih menggunakan kantor bank sampah DLHK. Kami yang memonitoring Ecobin-nya apabila sudah penuh kami ambil. Setelah itu kami serahkan ke pengepul,” jelasnya.

Dengan demikian, masyarakat dapat memantau dan mengelola Ecobin tersebut, serta memanfaatkan nilai ekonomis dari sampah yang terkumpul. “Karena sekarang kan pengelolaan sampah itu sudah bisa menjadi sumber daya yang bernilai ekonomis. Nah tentunya kan harus dipilah supaya bisa dikelola,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Berau, Falentinus Keo Meo menyebut program ini sangat baik. Sehingga, program sampah tersebut di Kabupaten Berau bisa dipilah dan dapat dijadikan sampah yang bernilai ekonomis.

“Tentu program tersebut sangat baik untuk lingkungan,” kata dia.

Apalagi, menurut Falen juga program tersebut bisa menekan volume sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Jadi volume sampah juga bisa berkurang dengan adanya program ini, saya sangat setuju adanya program yang telah dibuat tersebut,” tandasnya. (aky/arp)

Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#Ecobin #sampah #berau #kebersihan