Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadapi Karhutla Ekstrem, Wabup Gamalis Minta Seluruh Unsur Berkolaborasi Padamkan Api

N
Penulis: Nurismi❯
KOMPAK: Penanganan karhutla disebut membutuhkan kolaborasi seluruh unsur agar pemadaman di lapangan berjalan maksimal. (IZZA/BP)
KOMPAK: Penanganan karhutla disebut membutuhkan kolaborasi seluruh unsur agar pemadaman di lapangan berjalan maksimal. (IZZA/BP)

Advertisement

BERAU POST – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur dalam menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Berau.

Kondisi cuaca ekstrem yang memicu kebakaran saat ini terus diingatkannya membutuhkan keterlibatan seluruh pihak tanpa sekat sektoral.

Gamalis mengatakan, karhutla yang terjadi saat ini tergolong ekstrem, bahkan baru kembali dirasakan setelah tujuh tahun lalu.

Advertisement

Dengan kondisi itu, ia meminta seluruh unsur yang memiliki kemampuan maupun unit pemadam kebakaran bergerak bersama.

Tidak hanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), tetapi juga Manggala Agni, KPHP, relawan pemadam kebakaran (Redkar), TNI/Polri hingga masyarakat peduli api (MPA).

Ia menegaskan, penanganan api harus menjadi prioritas. Karena itu, seluruh pihak diminta tidak terjebak pada persoalan mengenai sumber atau penyebab kebakaran.

Advertisement

“Kita harus selalu bersatu. Jangan dilihat penyebabnya dulu, yang jelas Kaltim khususnya Berau sedang terbakar. Kita tidak usah sibuk mencari penyebabnya, yang jelas api harus mati,” tegasnya saat mengunjungi kantor Disdamkarmat dan BPBD Berau, kemarin (11/9).

Diakunya, pengaruh persoalan ego sektoral justru dapat menghambat penanganan di lapangan. Jika setiap unsur bergerak sendiri-sendiri, upaya pemadaman dinilai tidak akan berjalan maksimal.

“Kita harus berkolaborasi. Kalau kita masih ego sektoral dan bergerak masing-masing, yakinlah tidak akan selesai di lapangan. Jangan menyekatkan diri,” katanya.

Dirinya juga menyoroti ketersediaan armada dan peralatan pemadam kebakaran. Ia menilai jumlah armada yang dimiliki OPD saat ini masih perlu diperkuat, terutama dengan kondisi kebakaran yang terjadi.

Advertisement

Artikel Terkait

Mitigasi Karhutla Jangka Panjang, Pemkab Berau Siapkan Pembangunan Embung di Titik Rawan

Mitigasi Karhutla Jangka Panjang, Pemkab Berau Siapkan Pembangunan Embung di Titik Rawan

Wabup Gamalis rencanakan tampungan air strategis demi percepat pemadaman kebakaran saat kemarau.

Aksi Pemadaman Api di Kampung Nelayan Tarakan Sempat Terhambat Parkir Liar Motor Warga yang Menonton

Aksi Pemadaman Api di Kampung Nelayan Tarakan Sempat Terhambat Parkir Liar Motor Warga yang Menonton

Armada PMK Tarakan terhambat motor penonton saat padamkan kebakaran rumah di Karang Rejo. Petugas minta warga beri ruang akses manuver.

Kendala Akses Serta Kondisi Air Warnai Proses Pemadaman Kebakaran di Kelurahan Karang Rejo

Kendala Akses Serta Kondisi Air Warnai Proses Pemadaman Kebakaran di Kelurahan Karang Rejo

Puluhan personel gabungan dikerahkan untuk jinakkan api yang hanguskan delapan bangunan berbahan kayu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer