Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Hadapi Arus Mudik dan Cuaca Hujan, PPK Perbatasan 2 Siagakan Alat Berat DRU di Ruas Tering–Long Bagun

Beraupost • Senin, 9 Maret 2026 | 14:26 WIB

SIAGA: PPK Perbatasan 2 siagakan alat berat Disaster Relief Unit (DRU) di ruas Tering-Long Bagun 8, jelang hadapi arus mudik dan cuaca hujan.
SIAGA: PPK Perbatasan 2 siagakan alat berat Disaster Relief Unit (DRU) di ruas Tering-Long Bagun 8, jelang hadapi arus mudik dan cuaca hujan.

BERAU POST - Menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode arus mudik, serta potensi cuaca hujan yang dapat memengaruhi kondisi jalan.

PPK Perbatasan 2 bersama kontraktor pelaksana PT Bumi Karsa, menyiagakan sejumlah alat berat melalui skema Disaster Relief Unit (DRU) di ruas Tering-Long Bagun 8.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan untuk memastikan jalur tetap dapat dilalui dengan aman dan nyaman oleh masyarakat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perbatasan 2 BBPJN Kaltim, Prima F, menjelaskan bahwa kesiapan alat berat menjadi bagian penting dari strategi mitigasi apabila terjadi kerusakan jalan, genangan, maupun gangguan lalu lintas akibat hujan.

“Kami sudah menyiapkan unit DRU di lapangan, sehingga apabila terjadi kondisi darurat seperti jalan berlumpur atau kerusakan pada segmen tertentu, penanganan bisa dilakukan dengan cepat tanpa menunggu mobilisasi alat dari luar,” ujar Prima.

Adapun alat berat yang disiagakan antara lain 4 unit excavator, 4 unit dump truck dan 1 unit dozer yang ditempatkan di titik strategis sepanjang ruas pekerjaan.

Peralatan tersebut disiapkan untuk melakukan penanganan cepat, seperti perataan badan jalan, penambahan material agregat, pembersihan saluran drainase, hingga perbaikan pada segmen yang terdampak hujan.

Menurut Prima, keberadaan DRU juga bertujuan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat yang menggunakan jalur tersebut sebagai akses utama antarwilayah.

“Kami memahami, ruas ini merupakan jalur vital bagi masyarakat. Karena itu, selama periode mudik dan kondisi cuaca yang tidak menentu, kesiapan alat dan personel harus benar-benar dipastikan,” jelasnya.

Selain menyiagakan alat berat, tim lapangan juga melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi badan jalan dan sistem drainase, guna mengantisipasi potensi kerusakan lebih lanjut.

Pengaturan lalu lintas sementara juga diterapkan apabila terdapat segmen yang sedang dilakukan penanganan.

Dengan langkah kesiapsiagaan tersebut, pemerintah berharap arus mudik serta mobilitas masyarakat di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu dapat berlangsung lancar.

"Meskipun pekerjaan peningkatan jalan masih berjalan dan kondisi cuaca sedang memasuki periode hujan," tutupnya. (mar)

Editor : Nurismi
#antisipasi #jalan rusak #arus mudik