BERAU POST – Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Berau, mencatatkan hasil positif pada ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Kalimantan Timur.
Tim futsal putra berhasil mengamankan tiket menuju Porprov, sementara tim putri harus menerima kenyataan belum mampu melaju ke fase selanjutnya.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi AFKAB Berau dalam menatap Porprov 2026 mendatang.
Ketua AFKAB Berau, Muhammad Hafiduddin Ramdhani, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian skuad putra yang dinilai telah memenuhi target sejak awal keikutsertaan di Pra Porprov.
“Alhamdulillah, untuk tim futsal putra semuanya berjalan lancar dan sesuai dengan target awal kami, yakni lolos ke Porprov,” ungkap Hafiduddin.
Ia menjelaskan, sepanjang rangkaian pertandingan Pra Porprov, tim futsal putra Berau hanya menelan dua kekalahan.
Kekalahan tersebut terjadi saat menghadapi Kabupaten Kutai Barat dan Kota Samarinda, yang dikenal memiliki tradisi futsal cukup kuat di Kalimantan Timur.
“Kami hanya kalah dua kali, melawan Kutai Barat dan Samarinda. Skornya juga relatif ketat, 3-4 saat melawan Kubar dan 3-7 ketika menghadapi Samarinda,” jelasnya.
Meski sempat mengalami kekalahan, Hafiduddin menilai performa skuad futsal putra Berau menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari persiapan panjang dan terencana yang dilakukan AFKAB Berau.
“Perkembangan tim futsal Berau saat ini cukup pesat. Kami sudah mempersiapkan mereka kurang lebih enam bulan, dengan intensitas latihan tiga kali dalam sepekan,” paparnya.
Hasil kerja keras tersebut membuahkan kepercayaan diri sekaligus pengakuan dari daerah lain. Pada ajang Pra Porprov kali ini, Berau mampu bersaing dan mengakhiri kompetisi di posisi keempat klasemen akhir.
“Berau mulai diperhitungkan oleh kabupaten dan kota lain, dan kami berhasil finis di posisi keempat,” ujarnya.
Meski demikian, Hafiduddin tidak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan yang masih perlu dibenahi.
Ia mengakui bahwa dari sisi kualitas permainan, Berau masih tertinggal cukup jauh jika dibandingkan dengan Kota Samarinda.
“Berdasarkan hasil kemarin, memang terlihat bahwa kualitas kami masih di bawah Samarinda,” akunya.
Namun untuk menghadapi Kutai Barat, ia menilai peluang Berau masih cukup terbuka dan relatif seimbang.
“Kalau dengan Kubar, kami masih cukup percaya diri. Secara permainan, kami menilai kekuatan kami masih setara,” tambahnya.
Usai Pra Porprov, fokus AFKAB Berau kini langsung diarahkan pada persiapan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang rencananya akan digelar di Kabupaten Paser.
Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memperkuat tim, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental bertanding.
“Fokus kami sekarang adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk Porprov 2026 di Paser,” tegas Hafiduddin.
Sementara itu, hasil berbeda harus diterima oleh tim futsal putri Berau. Seluruh pertandingan yang dilakoni berakhir dengan kekalahan, sehingga Berau dipastikan gagal melaju ke Porprov dari sektor putri.
“Untuk tim putri, hasilnya memang belum sesuai harapan karena semua pertandingan berakhir dengan kekalahan. Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kami untuk melakukan pembenahan ke depan,” pungkasnya. (aky/hmd)
Editor : Nurismi