Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

PLN Jamin Kesiapan Listrik Berau: Sistem Mahakam Masuk, Pembangkit Eksisting Tetap Beroperasi

Beraupost • Kamis, 4 Desember 2025 | 08:35 WIB
ILUSTRASI: Salah seorang pekerja tengah melakukan pembangunan jaringan SUTT 150 kV sistem Mahakam menuju ke arah Kabupaten Berau. (PLN UNTUK BERAU POST)
ILUSTRASI: Salah seorang pekerja tengah melakukan pembangunan jaringan SUTT 150 kV sistem Mahakam menuju ke arah Kabupaten Berau. (PLN UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Sejak awal November lalu, sistem kelistrikan Mahakam telah mendukung pasokan listrik di Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau.

Lewat Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV), jaringan itu masuk dari Kutai Timur melalui wilayah pesisir Selatan Berau, tepatnya Kecamatan Talisayan.
 
Pembangunan jaringan SUTT 150 kV itu telah dibangun PLN dalam beberapa tahun terakhir. Dengan tujuan menyatukan sistem kelistrikan yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim) dengan Kalimantan Utara (Kaltara).
 
Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Redeb, Clif Salomo Panjaitan mengatakan, selama ini sistem kelistrikan yang ada di Berau telah tersambung dengan sistem Kayan yang ada di Kaltara.

Tak jarang, pasokan listrik dari Kaltara kerap menyuplai ke Berau untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik yang ada di kabupaten paling Utara, Kaltim ini.
 
“Jadi saat ini sistem kelistrikan kita di Berau memang sudah disuplai dari sistem Mahakam,” ungkapnya.
 
Meski begitu, Clif mengungkapkan dengan masuknya sistem Mahakam di Berau, tak serta merta membuat PLN melepaskan tiga pembangkit utama. Yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati, PLTU Berau dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sambaliung.
 
Pihaknya pun tetap membeli listrik dari tiga pembangkit tersebut. Sebab, hingga saat ini pihaknya baru memiliki dua gardu induk untuk mendukung pasokan listrik dari sistem Mahakam. 
 
“Satu gardu Induk di Talisayan dan satunya lagi di daerah Gunung Panjang,” ungkapnya.
 
Ia menjelaskan, luasnya wilayah Berau membuat satu gardu induk tak bisa maksimal menyuplai listrik ke daerah-daerah terjauh.

Seperti di Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung maupun Kampung Tanjung Batu di Kecamatan Pulau Derawan.
 
“Makin jauh daerahnya, tegangannya juga akan menurun. Makanya kami tetap butuh suplai listrik dari pembangkit yang sudah ada sebelumnya,” tuturnya.
 
Dengan pasokan listrik yang ada saat ini, ia pun meyakini akan membantu pemerintah daerah dalam menarik investor masuk ke Berau.

Karena tak jarang kesiapan listrik di suatu daerah, menjadi pertimbangan bagi investor untuk berinvestasi di suatu wilayah.
 
Kehadiran sistem Mahakam di Berau turut disyukuri Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. Politikus NasDem ini berharap sistem kelistrikan tersebut mampu mengatasi persoalan listrik yang selama ini terjadi di Bumi Batiwakkal.
 
Diungkapkannya, salah satu permasalahan yang hampir setiap tahun terjadi adalah di saat Bulan Ramadan. Masyarakat acap kali merasakan pemadaman bergilir yang dilakukan PLN. Bahkan, hal itu pernah berlangsung hampir satu bulan penuh saat Ramadan.
 
“Tentu kami dari legislatif sangat senang masuknya sistem Mahakam ini. Setidaknya menghilangkan ketergantungan listrik kita terhadap PLTU yang ada,” tuturnya.
 
Terlepas dari itu, dirinya tetap meminta PLN sebagai stakeholder yang menangani listrik di Indonesia, mampu membantu “menerangi” seluruh kampung yang ada di Berau. Terlebih masih ada puluhan kampung yang belum merasakan pasokan listrik dari PLN.
 
“Itu juga jadi pekerjaan rumah yang harus kita selesai bersama. Khususnya pemerintah daerah juga harus ada peran aktif untuk memenuhi kebutuhan dasar ini,” ucapnya.
 
Dedet -sapaan akrabnya bahkan mengusulkan agar kampung-kampung yang memang sulit dimasuki jaringan PLN  perlu dipertimbangkan untuk dibangunkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). 
 
“Pemerintah daerah cukup menyiapkan lahan. Nanti investor yang akan membangunkan PLTS,” tuturnya.(arp/hmd)

Editor : Nurismi
#Mahakam #kelistrikan #Kabupaten Berau #pembangkit listrik