TANJUNG REDEB – Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Berau terpantau masih stabil. Meski begitu, beberapa komoditas bumbu dapur mengalami fluktuasi harga yang cukup terasa, terutama cabai.
Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakanmengungkapkan, hingga awal Juni ini, harga daging lokal di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) masih normal.
Adapun harga daging lokal masih di kisaran Rp 160 ribu per kilogram, belum ada tanda-tanda kenaikan harga.
“Bahkan bisa turun, meskipun penurunannya tidak signifikan,” ujarnya, Rabu (4/6).
Namun berbeda dengan komoditas cabai yang cenderung mengalami kenaikan sejak awal Mei. Cabai merah besar, misalnya, mulai mengalami lonjakan harga sejak minggu kedua Mei lalu.
“Dari sebelumnya Rp 50 ribu per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 80 ribu dan masih bertahan di harga itu,” bebernya.
Sementara itu, cabai rawit menunjukkan pergerakan harga yang cukup dinamis. Awal Mei sempat menyentuh Rp 150 ribu per kilogram, namun kini kembali turun menjadi Rp 100 ribu.
“Cabai rawit ini memang dari dulu harga paling fluktuatif. Faktor cuaca dan pasokan dari luar daerah sangat berpengaruh,” katanya.
Untuk cabai tiung, sejauh ini masih terpantau stabil dengan harga Rp 80 ribu per kilogram. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah, bawang putih, serta kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan gula masih tergolong stabil.
Rakhmadi menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan harga dan stok bahan pokok secara rutin, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti ini.
Pun sebelumnya Dinas Pangan Berau telah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Mei lalu sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas harga di pasar.
Namun memang penjualannya kali ini diungkapkannya tidak terlalu ramai, karena tidak tersedia beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog. “Padahal itu biasanya yang paling banyak diminati masyarakat,” terangnya.
Meski begitu, kebutuhan pokok seperti minyak goreng, bawang, gula, hingga telur tetap tersedia di GPM yang dilaksanakan bekerja sama dengan Perusda Bhakti Praja.
“Secara umum, ketersediaan bahan pokok di Berau aman. Kami tetap melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan harga tetap terkendali dan distribusi berjalan lancar,” pungkasnya.(aja/arp)
Editor : Nurismi