TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan pentingnya pengembangan potensi di setiap kampung guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mendorong seluruh kampung di Kabupaten Berau untuk menggali dan memanfaatkan keunggulan masing-masing secara maksimal.
Menurutnya, setiap kampung memiliki sumber daya yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan perekonomian daerah.
Oleh karena itu, dirinya menginstruksikan kepada OPD terkait untuk memberikan pendampingan serta dukungan yang lebih intensif kepada 100 kampung yang ada di Berau.
"Saya minta pemerintah kampung bisa lebih aktif berkoordinasi dengan OPD, sehingga potensi yang ada dapat dikembangkan secara optimal dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian ekonomi kampung, Sri menekankan pentingnya keberadaan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
Menurutnya, setiap kampung harus memiliki BUMK yang dikelola secara profesional agar dapat mengelola potensi daerahnya secara berkelanjutan.
"BUMK memiliki peran strategis dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya kampung, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.
Selain penguatan BUMK, Sri juga menekankan bahwa setiap kampung harus mampu mengidentifikasi potensi unggulan yang dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan bagi warganya.
Ia mencontohkan beberapa sektor yang berpeluang besar untuk dikembangkan, seperti pertanian, perikanan, pariwisata, serta industri kreatif.
"Saya ingin setiap kampung bisa menggali potensi terbaiknya dan mengembangkannya dengan strategi yang tepat. Dengan begitu, perekonomian masyarakat desa dapat tumbuh dan berkembang lebih baik," ujarnya.
Ia pun memastikan bahwa Pemkab Berau siap memberikan dukungan penuh terhadap program-program yang bertujuan untuk memajukan kampung-kampung.
Ia menyebutkan bahwa pembangunan di tingkat kampung harus dilakukan secara berkelanjutan dan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
"Dengan pendampingan yang tepat, kampung-kampung di Berau dapat bertransformasi menjadi wilayah yang mandiri dan produktif," tuturnya.
Sri menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, OPD, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan kampung yang maju dan sejahtera.
Dengan adanya dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, ia optimistis bahwa kampung-kampung di Berau dapat mengembangkan perekonomiannya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir, menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan dalam pengembangan potensi kampung, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Banyak kampung di Berau yang memiliki daya tarik wisata luar biasa, mulai dari wisata alam hingga budaya. Kami siap membantu agar potensi ini dapat lebih dikembangkan dan menarik lebih banyak wisatawan," ujarnya.
Pihaknya juga mendorong pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di setiap kampung yang memiliki potensi wisata.
Ia menilai keberadaan Pokdarwis sangat penting dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
"Kami mendorong setiap kampung yang memiliki potensi wisata untuk membentuk Pokdarwis, karena kelompok ini akan berperan aktif dalam mengelola dan mempromosikan destinasi wisata di daerah mereka," terangnya. (*/aja/hmd)
Editor : Nurismi