Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Hidroponik Maratua : Suplai Sayuran Segar ke Resort

Beraupost • Selasa, 11 Maret 2025 | 08:00 WIB

Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan
Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan

TANJUNG REDEB
– Pemkab Berau terus mendorong ketahanan pangan di Pulau Maratua dengan mengembangkan pertanian hidroponik.

Selain memenuhi kebutuhan sayuran lokal, program ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama di Kampung Bohe Silian yang mulai menyuplai hasil panennya ke resort-resort di sekitarnya.

Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengungkapkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan arahan bupati Berau yang ingin memastikan kebutuhan sayuran di Maratua dapat dipenuhi secara mandiri melalui hidroponik.

Menurutnya, perkembangan hidroponik di Kampung Bohe Silian sudah menunjukkan hasil yang positif.

"Alhamdulillah, kami sudah melihat langsung perkembangan hidroponik di Kampung Bohe Silian, dan hasilnya sangat baik. Masyarakat di sana bahkan sudah mampu menyuplai kebutuhan sayuran untuk beberapa resort di Maratua," ujarnya, beberapa waktu lalu.

Namun, ia mengakui bahwa permintaan dari sektor pariwisata masih tinggi dan pasokan sayuran lokal belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan resort.

Meski begitu, dampak ekonomi dari hidroponik sudah mulai dirasakan oleh masyarakat setempat.

"Masyarakat Bohe Silian telah merasakan manfaat ekonomi yang luar biasa. Karena itu, kami berharap budidaya hidroponik ini dapat terus berkembang," tambahnya.

Saat ini, jenis tanaman yang dibudidayakan sesuai dengan permintaan resort, seperti pakcoy, selada, seledri, kangkung, dan sawi manis.

Keberlanjutan program ini juga bergantung pada sumber daya manusia (SDM) lokal yang mau terus belajar dan mengembangkan keterampilannya.

"Alhamdulillah, sudah ada satu warga yang mampu membibitkan sendiri. Ini modal dasar yang luar biasa. Kami harap keterampilan ini bisa ditularkan kepada masyarakat lain di Maratua," harapnya.

Dalam upaya pengembangan ini, masyarakat di Pulau Maratua telah mendapatkan pendampingan dari staf Dinas Pangan Berau, yakni Ketua Petani Milenial Berau yang aktif membimbing kelompok.

"Mereka bisa berkomunikasi langsung dengan staf kami setiap kali mengalami kendala. Tentunya kami ingin memastikan program ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan," ujarnya.

Ke depan, dirinya berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan produksi sayuran lokal.

"Saat ini, kebutuhan sayuran masih sangat tinggi, sehingga peluang untuk berkembang masih terbuka lebar.

"Kami juga berharap, dengan semakin mudahnya akses sayuran segar, anak-anak di Maratua bisa lebih terbiasa mengonsumsi sayuran demi kesehatan mereka," tutupnya. (*/aja/hmd)

Editor : Nurismi
#hidroponik #Kebutuhan Sayur di Pulau Maratua