TANJUNG REDEB - Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, mendorong Pemerintah Kabupaten Berau lebih kreatif dalam membangun pasar untuk penerbangan. Hal itu sebagai upaya mendatangkan penerbangan, sehingga tak perlu bersusah memohon, melainkan jadi daya tarik oleh maskapai tersendiri.
“Penerbangan itu kan perusahaan swasta, pastinya mereka mempertimbangkan aspek dan nilai ekonomi dari sebuah usaha mereka,” ungkapnya.
Penerbangan yang baru saja dibuka, Super Air Jet rute Berau-Surabaya disebutnya, tentu terwujud atas penilaian pangsa pasar yang baik. Namun, untuk mendorong rute penerbangan lainnya, tentu perlu kiat dan usaha lain. "Yang harus dilakukan Berau adalah melakukan peningkatan usaha ekonomi, membuat event yang orang akan datang," paparnya.
Sehingga, kata kunci menarik itulah ditafsirkan Pj Gubernur Akmal Malik, yang didorong kepada Pemkab Berau untuk merealisasikannya.
Potensi alam menurutnya cukup menarik, namun menurutnya masih perlu pariwisata buatan yang bisa mengundang lebih banyak orang.
"Kuncinya kan apasih yang menarik dari Berau? Kalau kita andalkan alam saja itu belum cukup. Ada wisata alam budaya, perbanyak wisata buatan,” jelasnya.
Seperti yang sedang dipersiapkan saat ini, Pj Gubernur Akmal Malik berencana menggelar Kaltim Festival Jazz dengan menggandeng Pertamina sebagai sponsor dan partnership. Acara tersebut diucap dirinya akan memungkinkan digelar di Berau.
“Saya sedang kerja sama dengan Pertamina buat Kaltim Festival Jazz. Saya lagi coba, mudahan Pertamina mau nanti kita laksanakan di Berau,” ungkapnya.
Sebagaimana selama ini, banyak perayaan atau event besar kerap kali hanya dilaksanakan di kota-kota di Kaltim seperti Samarinda dan Balikpapan yang dinilai sudah biasa. “Karena kalau di Balikpapan sudah biasa, ini ikhtiar kami juga agar event besar dilaksanakan di Berau. Kunci pariwisata buatan adalah event,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DIsbudpar) Berau, Ilyas Natsir, menyambut baik rencana Pj Gubernur Kaltim untuk menggelar Kaltim Festival Jazz di Berau. Apalagi untuk tema alam dan wisata banyak spot lokasi yang bisa digunakan untuk di Berau. “Kalau memang akan dilaksanakan di Berau, tentu kami akan merasa senang,” ujarnya.
Namun, sejauh ini pihaknya masih menunggu arahan dan petunjuk berikutnya terkait pelaksanaannya. Pihaknya pun memastikan siap jika diperintahkan melakukan koordinasi dengan Pemprov Kaltim demi berlangsungnya kegiatan tersebut.
“Kan kita punya Derawan, Maratua atau Kaniungan untuk pulau. Ada juga Labuan Cermin dan Pemandian Air Panas, atau alam kita di Kelay sana. Kami masih menunggu arahan berikutnya dan siap saja,” pungkasnya. (sen/sam)
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi