SAMARINDA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali meraih penghargaan di tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Kali ini Kabupaten Berau menerima Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2024 terbaik kedua perencanaan dan pencapaian daerah tingkat kabupaten.
Penghargaan diserahkan langsung Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, kepada Bupati Berau, Sri Juniarsih, pada rangkaian pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur, di Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Kamis (2/5).
Pemkab Berau dinilai berhasil menunjukkan prestasi terbaik. Capaian angka kemiskinan Kabupaten Berau pada tahun 2023 berada di posisi 5,54 persen. Angka kemiskinan tersebut berada lebih baik dari angka kemiskinan nasional maupun Provinsi Kalimantan Timur.
Pemkab Berau juga mampu menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada tahun 2023 pada angka 4,95 persen atau lebih baik dari tahun sebelumnya yang hanya 5,02 persen. Capaian ini juga tercatat lebih baik dari capaian TPT Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2023.
Keselarasan Arah Kebijakan Pembangunan Nasional, Provinsi, dan Kabupaten Berau telah dimuat dalam dokumen rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Berau.
Selain itu, Pemkab Berau juga kembali berhasil melahirkan inovasi unggulan yakni “Si Bang Koko Mantap” dari Dinas Perkebunan (Disbun) Berau. Inovasi ini adalah upaya untuk membangun ekosistem petani kakao dalam peningkatan perekonomian bidang pertanian dan perkebunan, yang juga mendorong upaya diversifikasi ekonomi Kabupaten Berau.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh aparatur pemerintah di setiap organisasi perangkat daerah. Tentu tidak lepas dari peran jajaran Baplitbang yang terus berkoordinasi dan bersinergi dengan seluruh OPD,” kata Sri Juniarsih.
Ia mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang berhasil diraih Pemkab Berau. Penghargaan ini dikatakan Sri Juniarsih, tidak hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah, tetapi menjadi kebangaan seluruh masyarakat Bumi Batiwakkal. Ia juga berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berbuat dan memberikan yang terbaik dalam memberikan pelayanan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau.
“Tentu penghargaan ini menjadi pemicu semangat kita untuk terus meningkatkan kinerja terbaik bagi masyarakat Berau,” tandasnya.
Sementara Kepala Disbun Berau, Lita Handini, menyebut, membuat terobosan Si Bang Koko Mantap sebuah proyek perubahannya pada PKN Tingkat II untuk mengikat kolaborasi seluruh pihak guna majukan produksi Kakao Berau.
Si Bang Koko Mantap tersebut merupakan akronim dari Kolaborasi Pengembangan Kakao untuk Meningkatkan Pendapatan Petani.
Menurutnya, kakao memiliki hilir yang baik, mulai dari hasil produksi hingga pasar yang jelas. Sehingga, saat ini perlu pembenahan kepada para petani kakao, bagaimana menyemangati petani agar tetap terus produksi kakao, bahkan diharapkan memperluas lahan garapannya.
Lita menjadi yakin, untuk mendorong semangat para petani menggarap Kakao. Sebab, pasar yang jelas, dan kualitas yang baik itulah yang dijadikan Lita sebagai keberanian mendorong petani kakao di Berau.
“Sehingga inilah saya perlu kolaborasi dengan berbagai pihak. Baik antar-OPD, selain OPD juga kita harap dengan swasta. Berdasarkan uji pusat penelitian dan pengembangan kakao di Jember, memang cokelat Berau punya ciri khas,” ujarnya.
Lita mendorong seluruh pihak memiliki niat dan dulungan yang sama dalam rangka menyukseskan pengembangan Kakao di Berau agar bisa berhasil. Ketika pengembangan itu berhasil, diharapkan dapat mengangkat komoditas kakao, juga mampu meningkatkan kualitas pendapatan masyarakat.
“Ketika kita mendukung petani agar produksi meningkat, maka pendapatan meningkat dan kesejahteraan juga meningkat,” harapnya. (*/aja/sam)
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi