Tarik Perhatian Pengunjung, Stan Dekranasda Berau Unjuk Cara Buat Batik Ecoprint dan Anyaman

BERAU POST – Stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau di Berau Expo 2026 tak hanya menjadi tempat memamerkan produk kerajinan lokal.
Setiap harinya, stan tersebut juga menghadirkan pengrajin dari berbagai kelompok untuk memperlihatkan langsung proses pembuatan produk kepada pengunjung.
Beragam kerajinan ditampilkan secara bergantian. Mulai dari anyaman pandan kelompok pengrajin Kampung Sei Bebanir Bangun, batik ecoprint Rutun, hingga kerajinan handcraft.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita mengatakan, konsep tersebut dirancang agar promosi produk lokal tidak sebatas memperlihatkan hasil akhirnya. Pengunjung juga dapat menyaksikan bagaimana bahan-bahan diolah hingga menjadi produk bernilai ekonomi.
“Kehadiran para pengrajin ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi kerajinan Berau sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang berkunjung,” ujar Eva.
Melalui demonstrasi langsung, masyarakat diharapkan semakin memahami proses kreatif, keterampilan, serta ketekunan yang dibutuhkan untuk menghasilkan setiap kerajinan.
Pendekatan itu dinilainya menjadi salah satu cara untuk meningkatkan daya tarik produk lokal Berau. Sebab, nilai sebuah kerajinan tidak hanya terletak pada bentuk dan kualitas produknya, tetapi juga pada proses pembuatan serta kreativitas pengrajin yang berada di baliknya.
“Jadi pengunjung tidak hanya mengenal produk yang dipamerkan, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai potensi usaha yang dapat dikembangkan dari keterampilan lokal,” tuturnya.
Selain memperluas pemasaran, kehadiran pengrajin secara langsung diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk mencoba mengembangkan usaha serupa.
Terutama bagi masyarakat yang memiliki minat pada bidang kerajinan, tetapi belum mengetahui proses produksi maupun peluang pasarnya.



