Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Minta Disbdupar Jangan Jemawa, Tingkatkan Objek Wisata, Terus Tarik Wisatawan

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Jumat, 27 September 2024 | 16:03 WIB
Anggota DPRD Berau, Arman Nofriansyah.
Anggota DPRD Berau, Arman Nofriansyah.

TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Arman Nofriansyah mengapresiasi terlampauinya target jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Berau yang sudah mencapai 236.141 kunjungan di tahun 2024.

Menurut Arman, pencapaian itu sangat bagus dan merupakan berkat kerja keras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam mempromosikan wisata yang dimiliki Kabupaten Berau.

“Ini adalah salah satu prestasi, karena tidak bisa kita mungkiri, dengan melampaui target kunjungan wisata baik itu domestik atau mancanegara, itu artinya objek wisata Berau terus dilirik oleh wisatawan,” ujarnya kepada Berau Post saat diwawancarai, kemarin.

Politisi Partai PKB itu meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) harus bisa mempertahankan apa yang telah dicapai. Bahkan, bila perlu hal tersebut dapat ditingkatkan lagi.

“Promosi wisata itu harus bisa lebih ditingkatkan lagi, mengingat Berau memiliki banyak objek wisata yang sudah diakui dunia,” pintanya.

Karena tidak bisa dimungkirinya, peningkatan wisatawan itu akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berau. Apalagi, wisata ini masih terus ‘digodok’ oleh daerah.

“Karena jangan sampai kita hanya mengandalkan pendapatan dari sektor pertambangan saja, karena kita ini memiliki banyak objek wisata maka itu juga harus terus diperhatikan,” harapnya.

Ia menginginkan Disdupar untuk bisa lebih kreatif lagi untuk mengemas promosi wisata yang ada di Bumi Batiwakkal- sebutan Kabupaten Berau. Karena, jika hanya menyuguhkan hal itu-itu saja, maka tidak menutup kemungkinan para wisatawan akan bosan.

"Harus ada tampilan baru, agar yang disuguhkan bisa berkembang. Intinya harus lebih kreatif lagi," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, kunjungan wisata di Kabupaten Berau tercatat mencapai 316.433 wisatawan hingga 25 September, baik domestik maupun mancanegara. Sayangnya, pencatatan belum satu pintu dan masih mengandalkan perhotelan dan 4 destinasi wisata yang sudah dipungut retribusi.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Usaha Jasa Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Nurjatiah menyampaikan, jumlah kunjungan tersebut terdiri dari 314.622 wisatawan domestik dan 1.811 wisatawan mancanegara.

Ia menyebut, target jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Berau sudah terlampaui, yakni 236.141 kunjungan di tahun 2024. “Pada hari libur nasional biasanya terjadi lonjakan wisatawan di destinasi wisata, termasuk nanti saat libur Natal dan tahun baru 2025,” sebutnya.

Pihaknya selama ini masih mengandalkan perhotelan, baik di perkotaan maupun yang berada di pulau-pulau. Serta empat destinasi wisata yang sudah dipungut retribusi, dilihat dari jumlah karcis yang terjual. Yakni, Air Panas Asin Pemapak, Labuan Cermin, Museum Gunung Tabur dan Keraton Sambaliung.

“Seharusnya Berau sudah bisa menerapkan jumlah kunjungan dari satu pintu, seperti kabupaten/kota lainnya, yakni di bandara, terminal, stasiun dan pelabuhan. Tapi Berau belum bisa, karena pintu masuk di Berau itu banyak,” imbuhnya.(aky/arp) 

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#berau #pariwisata #wisatawan