Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IPH Kaltara Tertinggi Kedua Nasional, Sekprov Minta TPID Perkuat Strategi 4K

N
Penulis: Nurismi❯
INFLASI: Ketersediaan pasokan perlu dijaga melalui penguatan cadangan pangan pemerintah dan peningkatan produksi lokal. (FAISAL/HRK)
INFLASI: Ketersediaan pasokan perlu dijaga melalui penguatan cadangan pangan pemerintah dan peningkatan produksi lokal. (FAISAL/HRK)

Advertisement

HARIAN RAKYAT KALTARA— Kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kalimantan Utara (Kaltara) sebesar 3,10 persen pada Oktober 2026 menempatkan provinsi ini di posisi kedua tertinggi secara nasional. 

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, karena berpotensi menambah beban pengeluaran masyarakat. Terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto mengatakan, meskipun inflasi daerah masih berada dalam rentang sasaran nasional, perkembangan harga sejumlah komoditas tetap harus diantisipasi. 

Advertisement

Pemerintah tidak boleh terlena dengan angka inflasi yang relatif terkendali ketika tekanan harga mulai terlihat di pasar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) September 2026, inflasi Kaltara secara tahun kalender atau year-to-datetercatat 1,82 persen. 

Angka tersebut masih berada dalam sasaran inflasi nasional sebesar 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen. 

Advertisement

“Jangan sampai kita merasa aman hanya karena inflasi masih terkendali. Ketika harga mulai naik, kita harus segera mencari penyebabnya dan mengambil langkah di lapangan,” tegasnya, Kamis (29/10). 

Menurutnya, pengendalian inflasi tidak cukup dilakukan melalui rapat koordinasi maupun penyusunan kebijakan. Pemerintah harus memastikan setiap langkah penanganan benar-benar berdampak terhadap stabilitas harga dan daya beli masyarakat. 

Karena itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diminta memperkuat penerapan strategi 4K. Yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Dari sisi keterjangkauan harga, operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah perlu segera digelar di daerah yang mengalami kenaikan harga signifikan. 

Advertisement

Artikel Terkait

BPS Kaltara Catat Inflasi Tahunan Capai 2,56 Persen September 2026, Sektor Transportasi Jadi Pemicu

BPS Kaltara Catat Inflasi Tahunan Capai 2,56 Persen September 2026, Sektor Transportasi Jadi Pemicu

BPS catat inflasi bulanan Kaltara 0,37 persen akibat kenaikan harga cabai rawit, telur, dan daging ayam ras

Data BPS Kaltara Bongkar Fakta: Tarif Angkutan Umum Meroket, Biaya Motor Pribadi Justru Adem Ayem

Data BPS Kaltara Bongkar Fakta: Tarif Angkutan Umum Meroket, Biaya Motor Pribadi Justru Adem Ayem

Sektor pengoperasian kendaraan privat hanya inflasi 0,20 persen, berbanding terbalik dengan jasa transportasi massal

Tembus 10.900 Hektare, Kaltara Jadi Kunci Benchmark Rehabilitasi Mangrove Program M4CR Nasional

Tembus 10.900 Hektare, Kaltara Jadi Kunci Benchmark Rehabilitasi Mangrove Program M4CR Nasional

Executive Director M4CR Zainal Arifin sebut Kaltara emban separuh target rehabilitasi hutan mangrove.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer