Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahas Kualitas Pembangunan, Sekprov Kaltara Minta OPD Gunakan Data Akurat Menyusun Program

N
Penulis: Nurismi❯
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto. (HRK)
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto. (HRK)

Advertisement

HARIAN RAKYAT KALTARA — Ketepatan data menjadi salah satu kunci dalam menentukan arah pembangunan Kalimantan Utara (Kaltara). 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mendorong setiap perangkat daerah menggunakan data yang akurat dan tervalidasi. Agar program pembangunan benar-benar menjawab persoalan serta kebutuhan masyarakat. 

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto mengatakan, pembangunan berkualitas tidak cukup hanya mengandalkan perencanaan administratif.

Advertisement

Setiap kebijakan harus disusun berdasarkan gambaran nyata kondisi daerah, capaian pembangunan, hingga persoalan yang masih membutuhkan penanganan. 

Menurutnya, data tidak boleh hanya menjadi pelengkap dalam dokumen perencanaan. Informasi yang tersedia harus mampu memberikan gambaran menyeluruh, sehingga pemerintah dapat menentukan prioritas dan langkah penyelesaian yang tepat. 

“Data bukan sekadar angka dalam dokumen perencanaan. Data harus membantu kita memahami kondisi daerah, melihat capaian, mengenali masalah, dan menentukan kebijakan pembangunan yang tepat,” ujarnya, Rabu (28/10). 

Advertisement

Terdapat lima persoalan utama yang menjadi perhatian. Pertama, peningkatan produktivitas ekonomi daerah yang inklusif, memiliki nilai tambah, dan berkelanjutan.

Kedua, transformasi ekonomi hijau, ekonomi biru, serta pengembangan energi baru terbarukan. Ketiga, pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus memperkuat kohesivitas masyarakat. 

“Selanjutnya, penguatan konektivitas wilayah dan pemerataan akses terhadap layanan dasar. Kelima, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan serta pengelolaan kawasan perbatasan,” ungkapnya. 

Ia menilai kelima isu tersebut saling berkaitan dan tidak dapat diselesaikan melalui pendekatan sektoral semata. Peningkatan ekonomi, misalnya, membutuhkan dukungan konektivitas, kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan yang baik. 

Advertisement
Editor : Nurismi

Artikel Terkait

Cegah Luapan Air, Gubernur Kaltara Minta Desain Islamic Center Tanjung Buyu Bebas Banjir 10 Tahunan

Cegah Luapan Air, Gubernur Kaltara Minta Desain Islamic Center Tanjung Buyu Bebas Banjir 10 Tahunan

Zainal Paliwang tegaskan penentuan elevasi dan sistem drainase kawasan wajib perhitungkan kondisi banjir

Meriahkan HUT Ke-14 Kaltara, Sekprov Buka Fun Game 33 Perangkat Daerah Pemprov

Meriahkan HUT Ke-14 Kaltara, Sekprov Buka Fun Game 33 Perangkat Daerah Pemprov

Sekitar 400 ASN Pemprov Kaltara ikuti perlombaan tradisional demi pererat silaturahmi dan kekompakan kerja.

Populasi Lansia Kaltara Melonjak 2035, Sekprov Pacu Dokumen RAD Kelanjutusiaan

Populasi Lansia Kaltara Melonjak 2035, Sekprov Pacu Dokumen RAD Kelanjutusiaan

Jumlah warga lansia diprediksi tembus 109.830 jiwa sehingga butuh integrasi layanan kesehatan dan sosial.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer