Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadapi Kondisi Jalan Tanah dan Berbukit, Dishut Kaltara Sesuaikan Kapasitas Armada Pemadam

N
Penulis: Nurismi❯
ATASI KARHUTLA: Kebakaran yang melanda wilayah Kalimantan Utara berusaha dipadamkan petugas gabungan. (HRK
ATASI KARHUTLA: Kebakaran yang melanda wilayah Kalimantan Utara berusaha dipadamkan petugas gabungan. (HRK

HARIAN RAKYAT KALTARA
– Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Utara didukung sembilan unit mobil tangki air yang disiapkan untuk mendistribusikan air ke lokasi kebakaran. 

Advertisement

Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Dinas Kehutanan Kaltara, Maryanto, mengatakan seluruh kendaraan tersebut memiliki kapasitas sekitar 4.000 liter. Menurutnya, ukuran kendaraan disesuaikan dengan karakteristik medan di Kaltara. 

Banyak lokasi yang harus dijangkau petugas berada di jalan tanah dan memiliki kontur naik turun. 

"Kalau kapasitasnya terlalu besar, risikonya lebih tinggi ketika masuk jalan tanah. Kami harus mempertimbangkan agar kendaraan tidak mudah terguling," jelasnya, Minggu (16/8). 

Advertisement

Kondisi tersebut berbeda dengan kendaraan tangki yang digunakan untuk distribusi melalui jalan aspal. Kendaraan dengan kapasitas lebih besar dapat digunakan apabila akses jalannya mendukung. 

"Selain armada tangki, petugas di lapangan juga menggunakan peralatan pemadaman manual. Perlengkapan tersebut di antaranya jet shooter atau pompa punggung, cangkul, sekop, parang dan kapak," terangnya. 

Peralatan sederhana itu juga menjadi perlengkapan utama kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang dibentuk di sejumlah desa rawan kebakaran. Maryanto menyebut Dinas Kehutanan bersama KPH telah membentuk 11 kelompok MPA. 

Advertisement

Kelompok tersebut dilibatkan dalam patroli, pemantauan serta penanganan awal apabila ditemukan titik api. 

"Kalau ada kejadian besar, mereka berkoordinasi dengan KPH. Nanti personel KPH turun membawa peralatan tambahan," bebernya. 

Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam menambah peralatan bagi kelompok masyarakat. Rencana pengadaan pompa untuk MPA belum dapat direalisasikan tahun ini. Karena kebutuhan anggarannya cukup besar. 

Menurut Maryanto, satu unit pompa standar untuk penanganan kebakaran dapat membutuhkan anggaran puluhan juta rupiah. Nilai tersebut belum termasuk perlengkapan pendukung lainnya. 

Advertisement

Artikel Terkait

Hadapi Kondisi Darurat Bencana Karhutla, DPRD Kaltim Desak Perusahaan Berau Bantu Pemadaman

Hadapi Kondisi Darurat Bencana Karhutla, DPRD Kaltim Desak Perusahaan Berau Bantu Pemadaman

Penanganan titik api meluas, mantan Bupati Berau dorong sinergi lintas sektor perkuat armada pemadam.

Kawal Pengakuan Hutan Adat Dayak Punan Sungai Tubu, Dishut Kaltara Tegaskan Proses Tempuh Tahapan

Kawal Pengakuan Hutan Adat Dayak Punan Sungai Tubu, Dishut Kaltara Tegaskan Proses Tempuh Tahapan

Kepala Dinas Nur Laila sebut penerbitan Surat Keputusan MHA dari pemerintah kabupaten jadi syarat mutlak.

Karhutla Kaltara Hanguskan Ribuan Hektare, Bulungan Jadi Daerah Terdampak Paling Parah

Karhutla Kaltara Hanguskan Ribuan Hektare, Bulungan Jadi Daerah Terdampak Paling Parah

Dishut Kaltara petakan 2.597 hektare area terdampak karhutla di Bulungan demi evaluasi penanganan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer