Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Terjebak Lumpur, Pemprov Kaltara Desak Percepatan Pembangunan Akses Jalan Perbatasan

N
Penulis: Nurismi❯
KUNJUNGAN KERJA: Wagub Kaltara, Ingkong Ala, meninjau ruas jalan perbatasan di KM 95 Kaltim-Kaltara belum lama ini. (DKISP KALTARA)
KUNJUNGAN KERJA: Wagub Kaltara, Ingkong Ala, meninjau ruas jalan perbatasan di KM 95 Kaltim-Kaltara belum lama ini. (DKISP KALTARA)

Advertisement

HARIAN RAKYAT KALTARA - Perjalanan itu jauh dari kata mudah. Selama hampir sembilan jam, rombongan Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, harus berjibaku melewati jalan berlumpur, tanjakan curam.

Hingga ruas yang rusak parah untuk mencapai Kilometer (KM) 95 di jalur perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim) - Kaltara, Kamis (2/7). 

Bukan sekadar kunjungan lapangan, peninjauan tersebut menjadi upaya melihat langsung kondisi akses yang selama ini menjadi urat nadi penghubung masyarakat di wilayah perbatasan. 

Advertisement

Bersama rombongan, Wagub Ingkong menyusuri ruas jalan hingga ke titik yang selama ini dikenal memiliki medan paling berat. 

Sepanjang perjalanan, kendaraan beberapa kali terjebak di kubangan lumpur dan harus saling ditarik agar dapat kembali melaju.

Medan yang sulit dilalui menjadi gambaran nyata tantangan yang setiap hari dihadapi masyarakat maupun pelaku usaha dalam mendistribusikan barang dan menjangkau wilayah perbatasan. 

Advertisement

Bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, kondisi tersebut menjadi perhatian serius. Infrastruktur jalan yang memadai dinilai menjadi kunci untuk memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya logistic. Sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan. 

Ingkong mengatakan hasil peninjauan lapangan akan menjadi dasar evaluasi pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan infrastruktur bersama pemerintah pusat, Pemprov Kaltim, serta perusahaan yang berada di sekitar kawasan tersebut. 

“Hasil tinjauan lapangan ini akan menjadi bahan evaluasi Pemprov Kaltara untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Pemprov Kaltim dan pihak perusahaan terkait perbaikan infrastruktur jalan perbatasan,” kata Ingkong. 

Ia berharap kunjungan tersebut menjadi langkah awal dalam mendorong percepatan pembangunan jalan yang menghubungkan kedua provinsi.

Advertisement

Artikel Terkait

Butuh Rp32 Triliun, Pemprov Kaltara dan Menteri PU Pacu Pembangunan Jalan Wilayah Perbatasan

Butuh Rp32 Triliun, Pemprov Kaltara dan Menteri PU Pacu Pembangunan Jalan Wilayah Perbatasan

Gubernur Zainal Paliwang apresiasi perhatian Presiden Prabowo tingkatkan konektivitas batas negara.

Kaltara Matangkan Rencana Pembangunan Jalan Perbatasan 2027-2029 Senilai Rp 32 Triliun Ke Pusat

Kaltara Matangkan Rencana Pembangunan Jalan Perbatasan 2027-2029 Senilai Rp 32 Triliun Ke Pusat

Sekprov Denny Harianto minta perangkat daerah susun dokumen teknis usai kunjungan Mendagri Tito Karnavian.

Terapkan Kurikulum Internasional IB, SMA Unggul Garuda Bulungan Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Terapkan Kurikulum Internasional IB, SMA Unggul Garuda Bulungan Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Kepala Sekolah Adhi Sulandani ajak siswa perbatasan manfaatkan PPDB untuk kuliah di kampus unggulan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer