HARIAN RAKYAT KALTARA - Perjalanan menuju Tanjung Selor kini tidak lagi terbatas. Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Utara sekaligus pusat pemerintahan Kabupaten Bulungan, kota ini semakin terhubung luas melalui layanan penerbangan Wings Air rute Tanjung Selor—Balikpapan.
Pasalnya, Maskapai Wings Air resmi kembali mengoperasikan penerbangan rute Tanjung Selor—Balikpapan mulai Kamis (26/3).
Kehadiran rute ini membuka akses baru bagi masyarakat di Bulungan, Tana Tidung, dan wilayah sekitarnya untuk terhubung dengan berbagai kota besar di Indonesia.
Melalui konektivitas di Balikpapan, masyarakat kini dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai kota seperti Jakarta, Surabaya, Jogyakarta, Semarang, Makassar, serta banyak kota lainnya dalam satu jaringan perjalanan yang lebih terintegrasi.
Dikatakan Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, hal ini menjadikan Tanjung Selor tidak hanya sebagai pusat pemerintahan.
Tetapi juga sebagai titik penghubung mobilitas yang semakin strategis di kawasan Kalimantan Utara.
“Rute ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Perjalanan untuk kebutuhan keluarga, pendidikan, layanan kesehatan, hingga aktivitas pemerintahan kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien,” terangnya, Kamis (26/3).
Menurutnya, masyarakat dari wilayah seperti Bulungan dan Tana Tidung tidak lagi harus menempuh perjalanan panjang. Karena akses udara yang semakin terbuka memberikan alternatif yang lebih praktis.
Dari sisi pengembangan daerah, konektivitas ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Kemudahan akses transportasi akan mendorong peningkatan arus barang dan jasa, memperlancar distribusi logistik, serta membuka peluang investasi baru.
“Pelaku usaha kini memiliki jalur yang lebih cepat untuk menjangkau pasar. Sementara investor dan mitra bisnis dari luar daerah semakin mudah mengakses Tanjung Selor,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, kata dia, sektor pariwisata juga memiliki peluang untuk berkembang lebih luas.
Kalimantan Utara dengan kekayaan alam, budaya, dan potensi ekowisata kini semakin mudah dijangkau oleh wisatawan domestik melalui konektivitas penerbangan yang terintegrasi.
Penerbangan ini dilayani menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.
Dirancang untuk memberikan kenyamanan sekaligus efisiensi dalam menghubungkan wilayah-wilayah strategis.
“Pesawat ini sangat sesuai untuk mendukung konektivitas antar kota dengan karakteristik geografis seperti di Kalimantan,” ujarnya.
Selain itu, kemudahan perjalanan juga didukung oleh layanan digital melalui aplikasi BookCabin, yang memungkinkan pelanggan untuk memesan tiket, melakukan check-in online, memesan hotel atau penginapan. Serta mendapatkan berbagai penawaran menarik dalam satu platform.
Hal ini memberikan pengalaman perjalanan yang lebih praktis dan terencana. Sebagai ibu kota provinsi, Tanjung Selor memiliki peran yang semakin penting dalam sistem pembangunan wilayah.
Aktivitas pemerintahan, pelayanan publik, serta koordinasi antar daerah membutuhkan dukungan mobilitas yang cepat dan efisien.
Dia menegaskan, dengan konektivitas yang semakin baik, Tanjung Selor kini berada pada posisi yang lebih kuat sebagai pusat pertumbuhan baru di Kalimantan Utara.
“Ke depan, penguatan konektivitas udara ini diharapkan menjadi katalis dalam mempercepat pembangunan wilayah, meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Serta membuka lebih banyak peluang ekonomi,” tuturnya.
Wings Air terus berkomitmen untuk mendukung pemerataan akses transportasi udara. Sehingga setiap daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan terhubung dengan jaringan nasional.
Kembalinya layanan ini disambut positif oleh pemerintah daerah. Karena dinilai mampu meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat di Kalimantan Utara.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dinas Perhubungan Kalimantan Utara, Marmo menyampaikan, pada penerbangan perdana jumlah penumpang dari Balikpapan menuju Tanjung Selor tercatat sebanyak 23 orang.
Sementara itu, penumpang dari Tanjung Selor menuju Balikpapan mencapai 43 orang. Sebelum penyambutan pendaratan pesawat, telah dilaksanakan pertemuan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintah Kabupaten Bulungan.
“Pertemuan tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bulungan, Sekretaris Kabupaten Bulungan, serta Kepala Dinas Perhubungan Bulungan. Dari pihak maskapai, perwakilan Lion Group yang hadir adalah Danang Mandala,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas upaya menjaga konsistensi layanan penerbangan agar dapat beroperasi secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah menekankan pentingnya harga tiket yang terjangkau bagi masyarakat serta tersedianya konektivitas lanjutan di Bandara Sepinggan Balikpapan. Sehingga penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah tujuan.
Di sisi lain, pihak maskapai juga menyampaikan sejumlah harapan guna mendukung keberlangsungan rute tersebut.
Di antaranya, meminta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Bulungan untuk memanfaatkan penerbangan melalui Tanjung Selor.
“Pemerintah provinsi dan kabupaten diharapkan dapat mendorong penggunaan Bandara Tanjung Harapan untuk perjalanan dinas luar daerah,” jelasnya.
Maskapai juga mengusulkan adanya subsidi penumpang guna menjaga stabilitas jumlah pengguna jasa penerbangan.
Hal ini dinilai penting agar operasional rute tetap berjalan optimal di tengah tantangan pasar.
Ia menambahkan, kembalinya penerbangan ini memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.
Khususnya dalam mempermudah akses keluar masuk Kalimantan Utara. Rute ini menjadi alternatif transportasi selain melalui Tarakan yang selama ini menjadi pintu utama perjalanan udara di wilayah tersebut.
“Dengan adanya penerbangan ini, masyarakat memiliki pilihan yang lebih mudah dan efisien untuk bepergian,” tutupnya. (uno2/fai/uno)
Editor : Nurismi