HARIAN RAKYAT KALTARA — Kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) kembali menjadi perhatian pemerintah daerah.
Fenomena lonjakan harga yang hampir selalu terjadi setiap tahun mendorong Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bulungan memperketat pengawasan.
Tidak hanya di tingkat pedagang, tetapi juga hingga distributor. Kepala (DKP) Bulungan Sadiah Yunus mengatakan, pengawasan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan tetap terjaga di pasaran.
“Sudah menjadi fenomena umum menjelang HBKN pasti ada kenaikan harga. Karena itu, pengawasan kami lakukan bukan hanya kepada pedagang. Tetapi juga kepada distributor,” ujarnya, Minggu (15/2).
Beberapa hari lalu, pihaknya bersama tim terkait melaksanakan kegiatan pengawasan harga pangan di lapangan. Distributor beras menjadi salah satu fokus pemantauan.
Mengingat komoditas tersebut termasuk kebutuhan pokok utama masyarakat.
Saat ini telah terbentuk Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan yang dibentuk oleh Badan Pangan Nasional hingga ke tingkat kabupaten.
Dinas Ketahanan Pangan menjadi salah satu unsur dalam tim tersebut.
“Terkait temuan sebelumnya soal harga dan ketentuan pelabelan beras, sudah langsung ditindaklanjuti di lapangan,” jelasnya.
Selain beras, komoditas lain yang menjadi perhatian adalah daging. Menurutnya, harga daging memang mulai menunjukkan tren kenaikan menjelang hari besar keagamaan.
Meski demikian, pihaknya terus melakukan pemantauan rutin, terutama di pasar induk dan pusat distribusi.
“Harga daging memang mengalami kenaikan, tetapi tetap kami pantau. Setiap perkembangan harga kami laporkan dan informasikan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Dinas Ketahanan Pangan Bulungan memastikan akan terus melakukan pengawasan intensif hingga momentum hari besar keagamaan berlangsung.
Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi lonjakan harga yang tidak wajar, sekaligus menjaga daya beli masyarakat tetap stabil. (fai/uno)
Editor : Nurismi