HARIAN RAKYAT KALTARA — Kondisi objek wisata di Bulungan, salah satunya Gunung Putih yang berada di Kelurahan Tanjung Palas Tengah, Kecamatan Tanjung Palas cukup memprihatinkan.
Padahal objek wisata ini kerap dikunjungi masyarakat. Namun, dikarenakan kondisi yang kurang terawat membuat lokasi tersebut kini jarang menjadi tempat untuk berwisata.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mulai membenahi objek wisata tersebut. Dengan melaksanakan kerja bakti pembersihan kawasan wisata Gunung Putih.
Melibatkan TNI/Polri hingga jajaran perangkat daerah, Jumat (13/2). Hal tersebut sebagai upaya untuk penataan dan pelestarian objek wisata.
Bupati Bulungan Syarwani mengakui, kawasan Gunung Putih selama ini kondisinya cukup memprihatinkan.
Dia mengharapkan, agar kawasan ini dapat kembali dihidupkan sebagai destinasi wisata yang ada di Bulungan.
“Kerja bakti yang kita laksanakan tidak hanya untuk hari ini. Besok berlanjut untuk membersihkan sisa-sisa yang masih ada,” terangnya.
Menurut mantan Ketua DPRD Bulungan ini, untuk menghidupkan kembali objek wisata Gunung Putih diperlukan penataan dan pengelolaan.
Kegiatan kerja bakti ini juga merupakan instruksi presiden, agar setiap daerah dapat melaksanakan.
“Kita bisa mengagendakan sebulan dua kali untuk melakukan kerja bakti. Di masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) pun dapat melaksanakan, untuk menciptakan lingkungan yang bersih,” pintanya.
Di tempat yang sama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKPP) Bulungan Adriani mengatakan, pembenahan yang pertama kali dilakukan untuk jalan masuk menuju wisata Gunung Putih ini. Termasuk penataan bangunan yang berada di kawasan tersebut.
“Untuk anggaran rencana pembenahan objek wisata ini masih dibahas. Apakah bisa nanti di APBD perubahan atau APBD Murni 2027,” jelasnya.
Di tahun ini, kata Adriani, perencanaan harus sudah dilakukan. Sehingga untuk pengerjaan nantinya dapat terlaksana tahun depan. Penanganan jangka pendek dengan melakukan kerja bakti ini.
“Perintah dari Pak Bupati. Untuk DPRKPP, DLH (Dinas Lingkungan Hidup) dan DKOP (
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata) besok kembali melaksanakan pembersihan dan penataan lagi di kawasan ini,” ungkapnya.
Di lain pihak, Plt Kepala DKOP Bulungan Iwan Sugiyanta mengungkapkan, akan melakukan revitalisasi kawasan objek wisata ini. Karena merupakan sejarah Kabupaten Bulungan dan objek wisata ini tidak dimaksimalkan.
“Ke depan akan lakukan perbaikan di kawasan ini. Seperti kondisi jalan masuk menuju kawasan objek wisata, termasuk fasilitas penunjang akan dilengkapi,” tuturnya.
Apabila kawasan objek wisata Gunung Putih ini sudah dibenahi dan tertata dengan baik. Maka, akan ada penarikan retribusi sebagai upaya mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
Namun hal itu masih perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Mengingat, adanya lahan di kawasan objek wisata merupakan milik masyarakat.
“Secara pengelolaan tentu bisa dilakukan bersama-sama. Apakah lahan yang di luar kawasan nantinya bisa digunakan untuk lahan parkir, termasuk ketersediaan bagi pelaku UMKM,” tutupnya. (uno2)
Editor : Nurismi