HARIAN RAKYAT KALTARA – Bumi paguntaka kembali dilanda gempa bumi susulan pada Jumat dini hari (7/11), pukul 06:28:29 Wita.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tektonik ini memiliki magnitudo M2.8 dan tergolong dangkal.
Gempa ini merupakan gempa susulan ke-7 dari rentetan aktivitas yang dipicu oleh gempa utama berkekuatan M4.8 pada Rabu, 5 November lalu.
Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid mengatakan episenter gempa ini terletak di laut, sekitar 15 km Tenggara Tarakan pada kedalaman sangat dangkal, hanya 5 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Tarakan," jelas Rasmid dalam rilis resminya.
Meski magnitudo tergolong kecil, guncangan gempa susulan ini dirasakan cukup nyata di Kota Tarakan.
Berdasarkan laporan masyarakat, intensitasnya mencapai II-III MMI, di mana getaran terasa seakan-akan ada truk besar melintas di dekat rumah.
Hingga saat ini, tidak ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa susulan M2.8 ini.
Mengingat serangkaian gempa yang terjadi, BMKG mengimbau masyarakat di Tarakan dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak panik.
Poin-poin penting rekomendasi BMKG:
1. Hindari isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
2. Waspada terhadap bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
3. Pastikan kondisi bangunan tempat tinggal Anda aman dan stabil sebelum kembali ke dalam rumah.
Selalu acu informasi resmi hanya dari kanal komunikasi BMKG yang terverifikasi (website, @infoBMKG, aplikasi Mobile Apps: wrs-bmkg/infobmkg). (smi)
Editor : Nurismi