BERAU POST- Hewan dari Echinoidea yang sering dianggap mengganggu karena betuh tubuh bulat dan penuh duri ini, ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Di daerah lain, bulu babi sering disebut dengan landak laut karena memiliki duri yang berfungsi sebagai alat perlindungan diri, sangat mirip seperti landak.
Meskipun terlihat berbahaya, bulu babi memiliki bagian tubuh yang bisa dikonsumsi yaitu bagian gonadnya.
Di Jepang, bagian gonad bulu babi bernilai tinggi di dunia kuliner. Biasanya bahan pangan ini sering dikenal dengan uni.
Bagian gonad bulu babi memiliki rasa gurih dan tekstur lembut seperti mentega, serta mengandung berbagai nutrisi penting.
Namun, tidak semua jenis bulu babi aman dikonsumsi, sehingga perlu kehati-hatian dalam memilihnya.
Kandungan Nutrisi dalam Bulu Babi
Nilai nutrisi yang terkandung dalam hewan ini berbeda tergantung jenisnya, tetapi umumnya bulu babi mengandung protein yang cukup tinggi.
Dikutip dari HelloSehat, dalam setiap 30 gram daging bulu babi terkandung sekitar 3,2 gram protein. Jumlah tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan telur.
Berkat kandungan itu, menjadikan bulu babi sebagai pilihan alternatif sumber protein selain daging dan ikan untuk membantu mencukupi kebutuhan nutrisi harian.
Sementara itu, tanpa disangka-sangka bulu babi bisa menjadi sumber vitamin C untuk tubuh.
Jika merasa jenuh dengan pilihan buah kaya vitamin C seperti jeruk atau mangga, mengonsumsi bulu babi dapat menjadi alternatif menarik sekaligus memberikan manfaat baik bagi kesehatan tubuh.
Selain itu, bulu babi memiliki beragam senyawa bioaktif, di antaranya polisakarida, salmachroman, scopoletin, plumericin, asam ursolat, serta sitosterol.
Kandungan tersebut diketahui berperan sebagai antioksidan, antibakteri, antiradang, hingga antikanker.
Manfaat Mengonsumsi Bulu Babi dalam Jumlah Sesuai
Sebagian dari kita mungkin agak bingung apakah bulu babi bisa dimakan atau tidak.
Namun, penduduk Jepang dan Amerika Serikat memilih bulu babi sebagai sumber protein dengan kualitas tinggi.
Dikutip dari Alodokter, berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari bulu babi:
Memelihara Daya Tahan Tubuh
Salah satu cara untuk memperkuat sistem imun adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi dan kaya antioksidan, seperti bulu babi.
Kandungan asam amino esensial, vitamin A, serta senyawa bioaktif di dalamnya berperan penting dalam mendukung pembentukan sel imun.
Asam amino dan antioksidan dalam bulu babi juga dapat melawan radikal bebas, serta membantu produksi sel darah putih untuk melawan kuman yang masuk ke tubuh.
Meningkatkan Stamina
Khasiat bulu babi dalam meningkatkan stamina tubuh berasal dari kandungan protein dan asam amino yang tinggi di dalamnya.
Asupan protein yang cukup setiap hari berperan dalam meningkatkan massa serta kekuatan otot.
Mempertajam Fungsi Penglihatan
Vitamin A yang berperan penting bagi kesehatan mata ternyata terdapat juga dalam bulu babi.
Bahkan, kandungan vitamin A pada 100 gram bulu babi lebih tinggi dibandingkan 100 gram bayam.
Vitamin A berfungsi sebagai komponen utama pembentuk pigmen retina yang mengatur cahaya masuk ke mata sekaligus mendukung kemampuan penglihatan.
Jika tubuh kekurangan vitamin A, risiko mengalami rabun senja akan meningkat, yakni kondisi ketika penglihatan menurun pada malam hari.
Menambah Berat Badan
Bulu babi memiliki kandungan lemak yang tergolong tinggi, tetapi termasuk dalam lemak sehat karena mengandung asam lemak omega 3.
Oleh sebab itu, bulu babi dapat dijadikan salah satu pilihan makanan untuk membantu menambah berat badan.
Menjaga Fungsi Otak
Bulu babi merupakan salah satu sumber asam lemak omega 3 yang melimpah. Jenis lemak sehat ini berperan penting dalam pembentukan sel-sel otak sekaligus mendukung fungsinya.
Sejumlah penelitian membuktikan bahwa asupan omega 3 dapat membantu mencegah penurunan fungsi kognitif, alzheimer, dan demensia.
Selain itu, nutrisi ini juga berperan dalam mengurangi risiko gangguan memori akibat proses penuaan. (jpg/smi)