BERAU POST - Jerawat-jerawat kecil atau lebih dikenal dengan bruntusan sering kali muncul dan mengganggu penampilan, sehingga membuat kurang percaya diri.
Meskipun terlihat kecil dan sepele, bruntusan bisa jadi tanda bahwa kulit sedang tidak sehat atau mengalami iritasi.
Banyak orang mengira bruntusan hanya disebabkan oleh jerawat. Padahal ada berbagai faktor lain seperti reaksi alergi, penumpukan sel kulit mati, atau folikulitis yang juga bisa menjadi penyebabnya.
Beruntungnya, bruntusan biasanya tidak berbahaya dan bisa hilang dengan perubahan sederhana dalam perawatan kulit.
Cara menghilangkan bruntusan di wajah secara alami sangat bergantung pada bagaimana kamu merawat kulit setiap hari.
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kamu bisa mendapatkan kulit yang kembali halus dan sehat.
Mengutip dari Healthline, Best Aesthetic Specialist Malaysia, dan Prodia Digital, ini dia 10 cara menghilangkan bruntusan di wajah secara alami:
1. Bersihkan Wajah dengan Gentle Cleanser
Langkah paling dasar dan penting adalah membersihkan wajah secara rutin menggunakan gentle cleanser alias tanpa busa.
Membersihkan wajah dapat menghilangkan minyak berlebih, kotoran, dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori.
Pilihlah pembersih yang sesuai dengan jenis kulitmu, terutama jika kulitmu sensitif atau sedang iritasi.
Cuci wajah minimal dua kali sehari agar pori-pori tetap bersih dan terhindar dari bruntusan.
2. Gunakan Pelembap Secara Teratur
Mengaplikasikan pelembap yang ringan dan bebas minyak (oil-free).
Pelembap membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah kulit menjadi kering, yang justru bisa memicu produksi minyak berlebih dan menyebabkan bruntusan.
Pilih pelembap yang non-komedogenik agar tidak menyumbat pori-pori.
3. Jaga Konsistensi Perawatan Kulit
Merawat kulit dengan rutin dan konsisten merupakan kunci utama untuk mengatasi bruntusan secara alami.
Gunakan produk yang lembut, hindari menggosok kulit terlalu keras, dan selalu lakukan pelembapan setiap hari.
Perubahan kecil tetapi konsisten dalam rutinitas perawatan akan memberikan hasil yang optimal.
4. Gunakan Produk yang Mengandung Asam Salisilat
Asam salisilat atau salicylic acid dikenal efektif membuka pori-pori yang tersumbat dan mengangkat sel kulit mati penyebab bruntusan.
Kamu bisa mencari produk pembersih wajah atau spot treatment yang mengandung bahan ini.
Namun, gunakan dengan hati-hati agar kulit tidak menjadi terlalu kering atau iritasi.
5. Manfaatkan Retinoid untuk Peremajaan Kulit
Retinoid, turunan dari vitamin A, dapat mempercepat pergantian sel kulit dan membuka pori-pori yang tersumbat.
Penggunaan retinoid secara rutin bisa membantu mengurangi bruntusan dan mencegah munculnya jerawat. Mulailah dengan konsentrasi rendah untuk menghindari iritasi.
6. Eksfoliasi dengan Lembut
Chemical exfoliation, seperti menggunakan alpha hydroxy acids (AHA) dan beta hydroxy acids (BHA) dapat membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk dan membuat kulit terasa kasar.
Namun, jangan terlalu sering melakukan eksfoliasi agar kulit tidak menjadi sensitif atau iritasi. Lakukan maksimal dua kali saja dalam seminggu.
7. Jaga Kelembapan dan Lindungi Kulit dari Sinar Matahari
Kulit yang dehidrasi cenderung membuat bruntusan lebih terlihat. Gunakan pelembap non-komedogenik dan jangan lupa memakai tabir surya setiap hari.
Hal ini perlu kamu lakukan untuk melindungi kulit dari sinar UV yang bisa memperparah kondisi kulit.
8. Konsumsi Makanan Sehat dan Seimbang
Asupan makanan juga berperan penting dalam kesehatan kulit. Hindari makanan tinggi gula dan lemak jenuh yang dapat memperburuk kondisi bruntusan.
Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan air putih untuk membantu kulit tetap sehat dari dalam. Kurangi konsumsi gula secara bertahap juga penting.
9. Kelola Stres dengan Baik
Stres dapat memicu peradangan dalam tubuh yang berdampak pada kesehatan kulit, termasuk munculnya bruntusan.
Luangkan waktu untuk berolahraga, meditasi, atau melakukan hobi agar stres dapat terkontrol dengan baik.
10. Pilih Produk Skincare yang Non-Komedogenik
Saat memilih produk skincare yang bakal kamu pakai rutin setiap hari, pastikan produk tersebut berlabel non-komedogenik.
Produk jenis ini dirancang khusus agar tidak menyumbat pori-pori sehingga tidak menyebabkan atau memperparah bruntusan di wajah.
Cara menghilangkan bruntusan di wajah secara alami sangat bergantung pada bagaimana kamu merawat kulit setiap hari.
Jangan lupa untuk selalu konsisten dalam menjalankan perawatan dan konsultasikan ke dokter kulit jika bruntusan tidak kunjung membaik. Ingat, semua tergantung dari caramu merawat kulit! (jpg/smi)
Editor : Nurismi