Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Rambut Tetap Cantik & Sehat! Ini 8 Cara Merawat Rambut Berwarna agar Anti Rusak

Beraupost • Senin, 15 September 2025 | 10:05 WIB
Ilustrasi mewarnai rambut. (Freepik)
Ilustrasi mewarnai rambut. (Freepik)

BERAU POST - Menggunakan produk pewarna rambut dapat mengubah penampilan menjadi lebih menarik dan terkesan segar.

Namun, jika tidak diimbangi dengan perawatan yang tepat, helai rambut akan mudah rusak sehingga warna di dalamnya tidak bertahan lama.

Berdasarkan informasi dari artikel Kerastase, kondisi rambut berwarna lebih mudah rapuh dibandingkan rambut biasa.

Hal tersebut disebabkan oleh paparan bahan kimia yang cenderung meningkatkan kerentanan batang rambut menjadi cepat rusak dan kering.

Dirangkum dari laman All Things Beauty, berikut 8 tips perawatan rambut berwarna yang dapat menjaga kesehatan dan ketahanan warnanya:

1.Perhatikan Frekuensi Keramas

Setelah mewarnai rambut, berikan jeda selama tiga hari sebelum melakukan keramas.

Hal tersebut bertujuan agar zat pewarna rambut dapat meresap sempurna ke dalam katikula sehingga tidak mudah luntur.

Setelah melewati masa penyerapan, kamu bisa menetapkan jadwal keramas selama 2 – 3 hari sekali.

Usahakan untuk tidak keramas terlalu sering karena bisa menyebabkan warnanya cepat menghilang.

2. Gunakan Kondisioner dan Shampo Khusus

Rambut berwarna yang cenderung lebih mudah kering dibandingkan rambut biasa membutuhkan shampo dan kondisioner khusus.

Oleh karena itu, pilihlah produk tanpa kandungan sulfat agar rambutmu tidak cepat kering, kusam, bahkan memudar.

Sulfat sendiri merupakan salah satu senyawa yang dapat menciptakan busa saat keramas sehingga menghilangkan minyak alami rambut.

3. Keramas dengan Air Dingin

Selain dari alat penata rambut, suhu panas pada air juga dapat mengikis lapisan pelindung rambut.

Oleh karena itu, air dingin merupakan pilihan yang cocok untuk rambut berwarna guna mengunci kutikel sehingga warnanya tetap melekat lebih lama.

4. Gunakan Vitamin Rambut

Zat kimia pada produk pewarna rambut memiliki efek samping yang membuat rambut menjadi mudah kering dan kasar.

Dengan demikian, proses pewarnaan rambut harus diimbangi dengan nutrisi dan kelembapan ekstra melalui produk vitamin atau masker rambut alami.

5. Gunakan Pelindung Rambut

Memberikan perlindungan ketika berada di luar ruangan merupakan salah satu solusi efektif untuk menjaga rambut tetap berkilau dan sehat.

Kamu bisa menggunakan aksesoris rambut seperti topi ataupun scarf untuk meminimalisir paparan sinar matahari langsung yang dapat memperparah kerusakan rambut.

6. Beri Jeda Perawarnaan Ulang

Pewarnaan rambut berlebih justru akan memicu kerusakan dan kekusaman lebih cepat. Dengan demikian, bila ingin mencoba warna rambut yang berbeda, berilah jeda sekitar 3 bulan dari pewarnaan sebelumnya.

Hal tersebut bertujuan untuk memberikan waktu perbaikan batang rambut secara alami.

7. Keringkan Rambut dengan Lembut

Setelah keramas, gunakan handuk berbahan lembut untuk mengeringkan rambut dengan cara ditepuk perlahan.

Hindari rambut dari gosokan keras ataupun handuk berbahan kasar karena dapat memicu kelunturan lebih cepat.

Selain itu, kamu juga perlu mengurangi pemakaian alat pengering seperti hairdryer guna meminimalisir risiko kerusakan.

8. Konsumsi Makanan Bergizi

Asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak hanya berfungsi sebagai penjaga kebugaran, tetapi juga kesehatan rambut agar tetap sehat dan berkilau.

Pilihlah makanan yang kaya akan zat besi dan protein untuk membentuk keratin rambut, sehingga kesehatan helai, tekstur, dan pertumbuhannya tetap optimal.

Contohnya seperti daging tanpa lemak, ikan, putih telur, bayam, buah-buahan, ataupun biji-bijian. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#keramas #perawatan #rambut berwarna