BERAU POST - Protein adalah salah satu zat gizi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama dalam mendukung fungsi metabolisme harian.
Bagi pria atau wanita, kebutuhan protein harus tercukupi setiap hari agar energi tetap terjaga dan daya tahan tubuh tetap optimal.
Khusus bagi wanita setelah menopause, asupan protein semakin penting karena membantu menjaga kepadatan tulang serta mencegah risiko berbagai penyakit kronis.
Berikut dilansir dari Instagram @mayoclinic, ada sembilan sumber protein terbaik yang dapat mendukung kesehatan tubuh.
1. Daging Ayam
Daging ayam merupakan sumber protein hewani yang rendah lemak jika dikonsumsi bagian dada tanpa kulit.
Protein dalam ayam bermanfaat menjaga kekuatan otot, mendukung metabolisme tubuh, dan menjaga kesehatan tulang setelah menopause.
Selain protein, daging ayam juga mengandung vitamin B6, niasin, dan mineral penting untuk menunjang fungsi saraf serta metabolisme tubuh.
Ayam dapat diolah menjadi berbagai hidangan sehat, mulai dari dipanggang, direbus, hingga ditumis dengan minyak sehat yang rendah lemak.
2. Daging Sapi
Daging sapi kaya akan protein tinggi dan mengandung zat besi yang penting untuk mencegah anemia pada wanita atau pria.
Zat besi dari daging sapi termasuk jenis heme iron yang mudah diserap tubuh sehingga efektif meningkatkan kualitas darah.
Selain protein dan zat besi, daging sapi juga mengandung zinc yang berperan penting dalam menjaga imunitas tubuh.
Daging sapi tanpa lemak lebih sehat sehingga sebaiknya dipilih potongan dengan kadar lemak rendah untuk menjaga kesehatan jantung.
3. Ikan
Ikan mengandung protein tinggi serta asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.
Konsumsi ikan secara rutin dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan mendukung fungsi kognitif pada usia lanjut.
Selain itu, ikan juga kaya vitamin D dan selenium yang bermanfaat untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh.
Jenis ikan seperti salmon, tuna, atau sarden menjadi pilihan terbaik karena kaya nutrisi dan mudah diolah dalam berbagai menu sehat.
4. Telur
Telur merupakan sumber protein praktis dan murah dengan kandungan asam amino lengkap yang dibutuhkan tubuh.
Satu butir telur mengandung sekitar enam gram protein, ditambah vitamin A, vitamin D, kolin, dan selenium yang bermanfaat.
Protein dalam telur membantu menjaga massa otot, terutama pada wanita setelah menopause yang rentan mengalami penurunan kepadatan otot.
Dilansir dari laman Hellosehat.com, konsumsi telur dalam jumlah seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian tubuh.
5. Kacang-Kacangan
Kacang-kacangan seperti almond, kacang tanah, atau kenari merupakan sumber protein nabati yang juga kaya lemak sehat.
Kandungan protein dalam kacang-kacangan dapat membantu menjaga energi serta membuat tubuh terasa kenyang lebih lama.
Selain protein, kacang juga mengandung serat tinggi yang mendukung kesehatan pencernaan serta menurunkan risiko kolesterol tinggi.
Kacang bisa dikonsumsi sebagai camilan sehat atau dijadikan tambahan pada salad, oatmeal, atau smoothie.
6. Yogurt
Yogurt, terutama yogurt Yunani, merupakan sumber protein tinggi yang juga bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.
Kandungan probiotik di dalam yogurt membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus serta meningkatkan daya tahan tubuh.
Selain itu, yogurt mengandung kalsium tinggi yang berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang pada usia lanjut.
Konsumsi yogurt rendah gula dapat menjadi pilihan sehat untuk sarapan atau camilan bernutrisi setiap hari.
7. Keju
Keju merupakan produk olahan susu yang mengandung protein, kalsium, dan vitamin B12 penting bagi kesehatan tubuh.
Protein dalam keju bermanfaat untuk mempertahankan kekuatan otot, sementara kalsium membantu menjaga tulang tetap padat dan kuat.
Namun, konsumsi keju sebaiknya dalam jumlah moderat karena kandungan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko gangguan jantung.
Keju bisa menjadi tambahan sehat pada sandwich, salad, atau camilan praktis yang menambah asupan protein harian.
8. Biji-Bijian
Biji-bijian seperti chia seed, biji labu, atau biji bunga matahari mengandung protein nabati yang bermanfaat untuk tubuh.
Selain protein, biji-bijian juga kaya akan serat, magnesium, dan asam lemak sehat yang mendukung metabolisme tubuh.
Mengonsumsi biji-bijian secara rutin dapat membantu mengendalikan berat badan sekaligus menjaga kesehatan jantung.
Biji-bijian dapat ditaburkan pada smoothie, oatmeal, atau salad untuk menambah nutrisi pada makanan sehari-hari.
9. Produk Kedelai
Produk kedelai seperti tahu, tempe, dan edamame adalah sumber protein nabati berkualitas tinggi yang mudah diserap tubuh.
Selain protein, kedelai juga mengandung isoflavon yang bermanfaat mengurangi gejala menopause pada wanita.
Isoflavon dalam kedelai berfungsi sebagai fitoestrogen alami yang membantu menjaga keseimbangan hormonal setelah menopause.
Produk kedelai juga kaya serat dan mineral penting sehingga menjadi pilihan sehat bagi vegetarian maupun nonvegetarian.
Memenuhi kebutuhan protein harian sangat penting bagi pria maupun wanita untuk menjaga energi, kesehatan otot, serta daya tahan tubuh.
Khusus bagi wanita setelah menopause, protein membantu menjaga kepadatan tulang, mengurangi risiko osteoporosis, dan mendukung metabolisme tubuh.
Dengan mengonsumsi sembilan sumber protein ini, tubuh akan mendapatkan nutrisi lengkap yang mendukung kesehatan jangka panjang.
Selain itu, perlu menjalani pola makan seimbang dengan asupan protein cukup. Hal ini merupakan investasi penting untuk kesehatan di masa depan. (jpg/smi)
Editor : Nurismi