Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Pilates di Rumah Aman: 8 Tips Penting untuk Pemula agar Terhindar dari Cedera

Beraupost • Senin, 28 Juli 2025 | 08:50 WIB

Ilustrasi pilates di rumah. (Freepik)
Ilustrasi pilates di rumah. (Freepik)

BERAU POST - Padatnya akvitas kerja dan keterbatasan waktu, banyak orang kini memilih untuk berolahraga di rumah.

Salah satu jenis latihan yang semakin populer adalah pilates, sebuah metode latihan yang menekankan kekuatan inti tubuh, fleksibilitas, dan kontrol pernapasan.

Pilates dikenal sebagai latihan berdampak rendah namun sangat efektif untuk memperbaiki postur, meredakan nyeri punggung, hingga membentuk tubuh yang seimbang dan lentur.

Tak heran, berbagai kelas online maupun video tutorial di YouTube membuat Pilates makin mudah diakses oleh siapa saja, termasuk pemula.

Namun, meski terlihat ringan dan tidak seintens latihan kardio, Pilates tetap membutuhkan teknik yang benar dan kesadaran tubuh yang tinggi.

Instruktur sekaligus Pelatih PIlates Exclusive Gym Berau, Rukhi mengatakan bahwa melakukan gerakan Pilats secara asal-asalan atau tanpa persiapan bisa meningkatkan risiko cedera, terutama di area leher, punggung bawah, dan sendi.

"Cedera dalam pilates bisa terjadi karena berbagai hal, mulai dari salah posisi, kurang pemanasan, hingga over training. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk berlatih pilates di rumah, penting untuk memahami beberapa langkah persiapan agar tubuh siap menerima gerakan dan manfaat pilates dengan aman," kata Rukhi kepada Berau Post, saat ditemui di Exclusive Gym Berau, Tanjung Redeb, Sabtu (26/7). 

Berikut ini adalah beberapa tips penting sebelum melakukan pilates di rumah agar kamu bisa berlatih dengan nyaman, aman, dan terhindar dari risiko cedera yang dihimpun Berau Post:

1. Pelajari Dasar-Dasar Pilates Terlebih Dahulu

Sebelum mulai mengikuti video latihan, sebaiknya pelajari dulu prinsip dasar pilates seperti pernapasan, aktivasi otot inti (core), serta pentingnya kontrol gerakan.

Pemula yang ingin mencoba Pilates di rumah bisa mencari tau melalui baca buku, mengikuti kelas pemula secara daring, atau menonton video edukasi yang fokus pada teknik dasar.

"Karena dengan memahami prinsip ini akan membantumu menghindari gerakan yang salah dan menjaga kestabilan tubuh," ungkap Rukhi.

2. Lakukan Pemanasan Terlebih Dahulu

Meski pilates adalah latihan berdampak rendah, pemanasan tetap wajib dilakukan. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah, melenturkan otot, dan menyiapkan sendi untuk bergerak lebih aktif.

"Pemanasan bisa berupa stretching ringan, dynamic movement, atau gerakan nafas dalam sambil meregangkan tulang belakang," imbuhnya.

3. Gunakan Matras yang Sesuai

Jangan hanya menggunakan alas seadanya. Gunakan matras pilates atau yoga yang memiliki ketebalan dan tekstur anti-selip.

Matras yang tepat membantu menjaga kestabilan saat melakukan gerakan dan mengurangi tekanan pada tulang ekor, punggung, dan lutut.

4. Siapkan Ruang Latihan yang Aman

Pastikan area tempat kamu berlatih cukup luas, bebas dari barang-barang tajam, dan tidak licin.

Penerangan yang baik dan ventilasi udara yang cukup juga penting agar bisa fokus dan tetap nyaman selama latihan Pilates di rumah berlangsung.

5. Gunakan Pakaian yang Nyaman dan Fleksibel

Kenakan pakaian olahraga yang pas di badan namun tetap lentur. Sebaiknya menghindari pakaian yang terlalu longgar karena bisa mengganggu gerakan atau tersangkut saat berpindah posisi.

"Hindari pula mengenakan aksesoris seperti jam tangan atau kalung saat berlatih," terangnya.

6. Fokus pada Pernapasan

Pernapasan adalah elemen penting dalam pilates. Salah teknik pernapasan bisa membuat kamu kehilangan kontrol dan keseimbangan saat bergerak.

Untuk itu, bagi kamu yang melakukan pilates di rumah, sebaiknya luangkan waktu beberapa menit sebelum mulai untuk melatih pernapasan dalam.

"Jadi harus fokus dulu pada pernapasan, dengan cara tarik napas lewat hidung, hembuskan perlahan lewat mulut sambil mengaktifkan otot perut," jelas Rukhi.

7. Mulai dari Level Pemula

Jangan langsung mencoba gerakan yang kompleks seperti plank series atau teaser, terutama jika kamu belum terbiasa. Sebaiknya mulai dari gerakan dasar seperti pelvic tilt, bridging, atau leg slide.

"Kemudian, baru bisa naikkan level latihan secara bertahap seiring meningkatnya kekuatan dan kontrol tubuh," ucap Rukhi.

8. Perhatikan Sinyal Tubuh

Jika kamu merasakan nyeri tajam, pusing, atau ketegangan yang berlebihan di area tertentu, segera hentikan latihan.

"Pilates seharusnya membuat tubuh terasa lebih nyaman dan seimbang, bukan justru menciptakan rasa sakit. Dengarkan tubuhmu dan jangan memaksakan gerakan," pungkasnya.

Berlatih pilates di rumah bisa menjadi alternatif yang efektif dan menyenangkan, asalkan dilakukan dengan benar dan penuh kesadaran.

Persiapan yang tepat, pemahaman teknik dasar, serta sikap disiplin dan berhati-hati akan membuat latihan Pilates mu terasa lebih maksimal dan aman.

Ingat, tujuan utama dari pilates bukan hanya soal kebugaran fisik, tapi juga tentang koneksi antara tubuh dan pikiran.

Jadi, pastikan kamu memberi perhatian lebih pada proses, bukan sekadar hasil. (nad/smi)

 

Editor : Nurismi
#pilates #di rumah #olahraga