Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

7 Cara Efektif Agar Parfum Tidak Cepat Hilang, Tips Wangi Seharian

Beraupost • Sabtu, 17 Mei 2025 | 12:10 WIB
Ilustrasi berbagai jenis parfum (Dok. Freepik)
Ilustrasi berbagai jenis parfum (Dok. Freepik)

BerauPost - Memakai parfum itu mudah, hanya menyemprotnya ke tubuh, lalu selesai. Akan tetapi kalau kamu ingin wanginya tahan lama, kamu harus tahu cara pakai parfum yang benar.

Tidak jarang kita merasa kecewa karena parfum favorit yang kita pakai cepat menghilang hanya dalam hitungan jam.

Oleh karena itu, cara mengaplikasikan parfum sama pentingnya dengan kualitas parfum itu sendiri. Jangan sampai kamu membeli parfum mahal, tetapi wanginya hanya bertahan sebentar. 

Ada beberapa tips dan trik yang bisa kamu coba ketika memakai parfum. Berikut ini adalah tujuh cara pakai parfum yang benar agar kamu bisa wangi sepanjang hari: 

1. Gunakan Setelah Mandi

Mengutip dari Jo Malone, waktu terbaik untuk memakai parfum adalah setelah mandi. Mengapa? Karena saat mandi, pori-pori kulitmu terbuka, sehingga kulit lebih mudah menyerap aroma parfum. 

Selain itu, suasana hangat dan lembap setelah mandi membantu parfum menyebar lebih merata di kulit. 

Pastikan kulitmu sudah dikeringkan dari air, terutama di area titik nadi, sebelum menyemprotkan parfum. Kulit yang basah akan membuat parfum sulit menempel.

2. Pakai Losion Sebelum Menggunakan Parfum

Kulit yang lembap merupakan kunci agar parfum lebih tahan lama. Sebelum menyemprotkan parfum, gunakan lotion atau pelembap terlebih dahulu. Sebisa mungkin losion yang unscented.

Kulit yang kering cenderung membuat parfum cepat menguap, seperti air yang dituangkan ke tanah kering. 

Dengan melembapkan kulit, parfum dapat "mengunci" aromanya lebih baik dan bertahan lebih lama.

3. Semprotkan di Titik Nadi

Menyemprot ke titik nadi, merupakan cara pakai parfum yang benar. Titik nadi adalah area di tubuh di mana aliran darah berada dekat dengan permukaan kulit. 

Titik-titik tersebut, berada di pergelangan tangan, bagian dalam siku, tulang selangka, dan belakang lutut. Panas tubuh di area ini membantu aroma parfum terlepas secara perlahan sepanjang hari. 

Alternatif lain, kamu bisa menyemprotkan parfum ke udara lalu berjalan melewati kabutnya untuk distribusi yang merata, meski cara ini cenderung membuat parfum terbuang lebih banyak.

4. Semprot, Jangan Digosok

Saat menyemprotkan parfum, pastikan jaraknya sekitar 15 cm dari kulit. Fokuskan pada area nadi seperti pergelangan tangan, leher, atau belakang telinga. 

Namun, perlu diingat, jangan menggosok parfum setelah menyemprotkannya. Kebiasaan menggosok ini bisa merusak molekul parfum, sehingga wanginya tidak bertahan lama. 

Cukup semprotkan dan biarkan parfum mengering dengan sendirinya sebelum kamu mengenakan pakaian.  

5. Bisa Disemprot pada Pakaian

Untuk aroma yang lebih tahan lama, kamu juga bisa menyemprotkan parfum pada pakaian. Namun kamu perlu berhati-hati pada parfum yang pekat dan berwarna gelap, karena bisa meninggalkan noda.

Sebaiknya coba semprotkan terlebih dahulu di potongan kain, dan gunakan kain alami karena kain berbahan sintetis bisa mengubah aroma parfum. 

Parfum akan memunculkan aroma aslinya di pakaian dibandingkan di kulit. Hal ini karena aroma tubuh setiap orang memengaruhi wangi, sehingga menciptakan aroma unik.

6. Gunakan di Rambut dengan Cara Aman

Tahukah kamu, rambut bisa menyimpan wangi parfum lebih lama dibandingkan kulit? Sayangnya, sebagian besar parfum mengandung alkohol yang dapat membuat rambut kering. 

Tips cara pakai parfum yang benar di rambut, seperti dilansir Smell Stories, pilih parfum berbasis minyak atau air untuk diaplikasikan ke rambut. Selain itu, jangan diaplikasikan langsung ke akar rambut.

Kalau kamu ingin menggunakan parfum biasa, semprotkan sedikit ke sisir lalu sisir rambutmu secara perlahan. Cara ini akan memberikan aroma lembut tanpa merusak rambut.

7. Jangan Berlebihan

Ingat, tujuan memakai parfum adalah untuk memberikan aroma yang menyenangkan, bukan untuk membuat orang di sekitar merasa terganggu. 

Satu semprotan di setiap titik nadi sudah cukup. Jika kamu menggunakan Eau de Toilette yang lebih ringan, kamu bisa menambahkan beberapa semprotan lagi. 

Hindari menyemprotkan terlalu banyak parfum hanya karena kamu merasa tidak lagi mencium aromanya. Karena sudah terbiasa dengan wanginya, indra penciumanmu jadi tidak mendeteksinya lagi.

Dengan menerapkan tips-tips cara pakai parfum yang benar di atas, kamu bisa menikmati aroma parfum favoritmu sepanjang hari tanpa perlu sering-sering menyemprot ulang. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#sepanjang hari #parfum #wangi