Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Menkeu Ungkap Awal Mula Bansos Minyak Goreng 2 Liter, Berawal dari Usulan DPR

Beraupost • Rabu, 24 September 2025 | 06:10 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan saat konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Senin (22/9/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan saat konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Senin (22/9/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

BERAU POST - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menceritakan kisah, di balik adanya tambahan item pada bantuan sosial (bansos) berupa minyak goreng 2 liter

Rencananya bantuan pangan tersebut akan diberikan pemerintah pada periode Oktober-November 2025.

Purbaya menyebut, sebelumnya pemerintah hanya mengusulkan 1 liter per bulan, sehingga totalnya setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima minyak goreng 2 liter pada periode tersebut.

Tetapi, kata Purbaya, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, meminta kepada Pemerintah untuk menyalurkan sebanyak 2 liter per bulan, atau 4 liter minyak goreng per dua bulan.

"Tadinya pemerintah mengusulkan 2 bulan 10 kg masing-masing bulan, terus 1 liter (minyak goreng). Itu tadinya ya. Terus Pak Said (Ketua Banggar DPR RI) minta 2 (liter). Saya challenge, yaudah kenapa 2, 5 liter aja sekalian," kata Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/9).

"Yang gak berani Pak Said rupanya. Jadi jangan salahkan saya. Pak Said bilang, 'kami gak berani, saya minta 2 (liter) aja'. Yaudah saya kasih 2 (liter). Jadi saya sudah jawab ya, Pak Said," imbuhnya.

Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan kesiapannya untuk terus menambah bansos kepada masyarakat. Salah satunya dengan merelokasi anggaran-anggaran pemerintah yang belum terserap.

"Dan ini baru awal. Kita siap Pak (tambah bansos), kita akan sisir. Pasti saya udah lihat tuh banyak anggaran-anggaran yang gak keserap. Daripada nongkrong di sana di BI atau di rekening pemerintah, saya bagikan ke masyarakat dalam bentuk sesuai video tadi," ujar Purabaya.

Bendahara negara ini juga mengatakan bahwa bantuan minyak goreng 4 liter untuk 2 bulan baru percobaan.

Menurutnya, jika jumlah itu dirasa kurang, Pemerintah berkomitmen akan menambahnya.

"2 bulan itu baru percobaan, Pak. Kalau masih kurang, kita tambah lagi. Jadi Bapak (Said Abdullah) gak usah takut. Saya komit. Tapi yang kurang komit Pak Said rupanya. Dia 5 (liter) gak berani, minta turun ke 2 (liter)," tuturnya.

"Untuk saya aneh, kan yang punya uang saya. Harusnya dia oke. Tapi gak apa, ini Pak Said berhati-hati sekali," pungkasnya. (jpg/smi)
 

Editor : Nurismi
#Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa #bantuan sosial #minyak goreng